CIREBON - Tim medis menjadi garda terdepan untuk menangani pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien positif terpapar virus corona (Covid-19). Namun, dalam menangani pasien tersebut, para tenaga medis ini sering terkendala oleh minimnya alat pelindung diri (APD) yang tersedia.
Seperti diketahui, APD ini sangat penting untuk para tenaga medis. Sebab, dengan APD tersebut, mereka bisa melindungi diri dari punalaran Covid-19.
Dalam jumpa pers yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan ( Dinkes) Kota Cirebon dan Petinggi RSD Gunung Jati di Kantor Dinkes Kota Cirebon, Jawa Barat pada 23 Maret 2020 lalu, dijelaskan bahwa kebutuhan APD baik untuk tenaga medis di RSD Gunung Jati maupun bagi tenaga medis di Kota Cirebon masih sangat kurang.
Dirut RSD Gunung Jati, dr Ismail Jamalludin menyampaikan, pihaknya sudah berusaha mencari APD di berbagai tempat. Namun, usaha tersebut bisa dikatakan sia-sia, karena APD di pasaran mengalami kelangkaan.
"Kami sudah cari ke mana-mana tapi tidak dapat. Saya tidak tau kenapa. Mungkin sudah ada yang borong," kata Ismail kepada Okezone belum lama ini.
Ismail menerangkan, APD yang dibutuhkan tim medis di RSD Gunung Jati yakni gown cover all, masker N95, masker bedah, sarung tangan dalam, sarung tangan luar, kacamata google, face shield, dan sebagainya.
Di tempat yang sama, Ketua Tim Infeksi Emerging RSD Gunung Jati Kota Cirebon, dr Syifa Imelda menuturkan, apabila ada masyarakat yang mau membantu para tim medis di RSD Gunung Jati, maka alangkah lebih baik mereka menyalurkan bantuan berupa barang. Terutama dalam bentuk APD.
APD tersebut akan sangat membantu untuk penanganan pasien PDP dan pasien positif Covid-19. Pasalnya, tenaga medis sangat membutuhkan APD ini, karena resiko begitu tinggi akan mereka hadapi saat menangani virus corona.
"Kalau ada yang mau bantu mending salurkan barang (APD). Ini yang sangat dibutuhkan," ujar Syifa.