Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Viral Wali Kotanya Ngaku Tak Takut Corona, Prabumulih Kini Masuk Zona Merah Covid-19

Era Neizma Wedya , Jurnalis-Minggu, 05 April 2020 |18:54 WIB
Viral Wali Kotanya <i>Ngaku</i> Tak Takut Corona, Prabumulih Kini Masuk Zona Merah Covid-19
Ilustrasi
A
A
A

"Untuk anggaran sendiri sudah disiapkan sekitar Rp 15 miliar untuk menanggulangi masalah ini," katanya.

Satgas Penanggulangan COVID-19 Sumatera Selatan (Sumsel) angkat bicara tentang kabar di media sosial yang menyebut Wali Kota Prabumulih Ridho Yahya masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) karena melayat seseorang yang meninggal positif COVID-19.

Juru Bicara Satgas Penanggulangan COVID-19 Sumsel, Yusri menjelaskan bahwa untuk orang yang melayat seseorang yang meninggal karena positif terjangkit virus corona (COVID-19) tidak akan ada masalah dengan mayatnya. Karena mayat telah diurus dan dibungkus sesuai protokol kesehatan.

Namun yang harus dipahami dan dipatuhi, lanjut Yusri, dalam melayat pasien yang meninggal jangan terlalu ramai dan sebaiknya menggunakan masker. “Kenapa? Karena bisa saja salah satu dari pelayat itu ada penyakit, jadi bukan dari mayatnya. Petugas yang memakamnya juga dengan alat pelindung diri atau APD,” kata Kasi Surveilance dan Imunisasi Sumsel ini.

Diketahui update per 5 April 2020, di Sumsel kasus positif corona telah mencapai 16 pasien dengan 2 di antaranya meninggal dunia.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement