nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pandemi Covid-19, Lokasi Karantina di Solo Mulai Terisi Para Pemudik

Bramantyo, Jurnalis · Rabu 08 April 2020 22:31 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 04 08 512 2196323 pandemi-covid-19-lokasi-karantina-di-solo-mulai-terisi-para-pemudik-2cvbwHH0uA.jpg Pemudik ketika tiba di lokasi karantina di Solo (foto: Okezone.com/Bram)

SOLO - Seorang pemudik asal Bandung hanya bisa pasrah saat diminta untuk naik ke bus, yang akan membawanya ke lokasi Karantina begitu turun dari kereta di stasiun Purwosari, Solo.

Pemudik ini tak bisa berkata apa-apa lagi, saat tim Penanggulangan Covid-19 Kota Solo memeriksa Kartu Identitas miliknya. Dan di KTP tersebut, pemudik asal Bandung yang namanya dirahasiakan ini tercatat sebagai warga Solo.

Koordinator pengawasan pemudik di Stasiun Purwosari, Sutrisno Herlambang mengatakan sudah ada empat pemudik yang terpaksa di karantina selama 14 hari di lokasi yang telah disiapkan.

 Korban Covid-19

Saat dibawa ke dalam bus, para pemudik yang sebelumnya telah didata terlebih dahulu oleh Kodim 073, Polresta dan Dinas Perhubungan (Dishub) Solo ini tidak melawan.

"Ada empat orang pemudik yang baru datang dan langsung dibawa petugas Tim Penanggulangan Covid-19 Kota Solo untuk langsung dikarantina,"papar Sutrisno, Rabu (8/4/2020).

Mereka, ungkap Sutrisno, sudah mengetahui bahwa sesuai keputusan Walikota Solo, pemudik dari zona merah Covid-19 harus dikarantina terlebih dulu.

Sementara itu, menyusul sudah adannya para pemudik asal zona Merah yang di Karantina, Pimpinan DPRD Kota Solo mendatangi lokasi karantina yang telah dipersiapkan Pemkot.

Ketiga lokasi yang di lihat langsung pihak DPRD dipimpin Ketua DPRD Budi Prasetyo adalah sebut ada tiga lokasi Graha Wisata Niaga, Ndalem Joyokusuman, dan Priyosuhartan.

"Hasil sidak di lokasi, kondisi karantina secara umum baik fasilitas pendukung dan persiapan lain sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Termasuk adanya bilik desinfektan juga disediakan," terang Budi.

Budi pun menjelaskan untuk petugas yang ditempatkan juga sudah sesuai prosedur. Dimana dalam satu hari ada tiga kali shift, masing-masing 8 jam.

"Untuk lokasi karantina di Graha Wisata sudah diisi satu pemudik yang kondisinya sehat, namun berasal dari luar kota (Purwokerto). Merupakan warga kelurahan Banjarsari,"ujarnya.

Dari informasi awal, kondisi pemudik memang sehat dan bermaksud hendak melakukan karantina mandiri. Namun karena kondisi rumah tidak memungkinkan, akhirnya pemudik itu memilih karantina di Graha Wisata.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini