TANGERANG SELATAN – Pandemi Corona virus disease-2019 (Covid-19) berimbas pada Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara massal di Tangerang Selatan (Tangsel). Tercatat data yang masuk ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) hingga Senin (13/4/2020), ada 1.582 pekerja terkena PHK.
Sekretaris Disnakertrans, Yantie Sari mengungkapkan, sampai pagi tadi laporan PHK yang masuk mencapai 1.582 kasus. Jumlah ini melonjak drastis berkali lipat dari tahun-tahun sebelumnya.
"Biasanya enggak ada PHK. Tahun-tahun lalu kan enggak ada kasus PHK yang lonjakan ribuan begini. Paling adanya tutup, paling adanya perselisihan, relokasi. Angkanya paling puluhan, bukan PHK begini," katanya kepada Okezone.
Data tersebut dicek berdasarkan akses nama lengkap disertai alamat, serta alamat perusahaan. Berdasarkan data Disnakertrans para pekerja yang mengalami PHK berasal dari 27 perusahaan, di antaranya outsourcing, ritel, dan restoran.
"Paling banyak itu outsourcing, seperti OB (office boy) dan satpam. Persentasenya di atas 50 persen," ucapnya.
Ia menjelaskan, seluruh pekerja yang di-PHK itu sangat berharap bisa menerima kartu prakerja. Namun sebagian dari mereka belum melengkapi berkas, sehingga proses verifikasi dari Provinsi Banten belum bisa dilakukan.
"Kemarin ada yang harus dibalikin lagi, karena datanya kurang lengkap. Jadi memang mereka yang terkena PHK itu harus melapor ke kita, setelah berkas lengkap kita kirim ke provinsi untuk diverifikasi. Jika sudah sesuai, baru dikirim ke Kementerian untuk didata lebih lanjut menerima kartu prakerja," katas Yantie.
Terpisah, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Tangsel, Gusri Effendi menjelaskan, ada sekitar 20 ribu orang yang menggantungkan nasibnya bekerja di sektor kepariwisataan. Dari jumlah itu, 75 persen berstatus pekerja lepas atau outsourcing dan paruh waktu.
"Di hotel dan restoran ada pegawai tetap, lepas, dan paruh waktu. Saya perkirakan, kalau 20 ribu orang yang bergantung kerjanya di restoran dan hotel, 75 persen itu pegawai lepas. Sebagian besar sudah dirumahkan," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.