SYDNEY – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Sydney menyalurkan bantuan kepada 210 warga negara Indonesia (WNI) pemegang Work and Holiday Visa (WHV) yang mengalami kesulitan karena kehilangan pekerjaan sebagai dampak dari pandemi virus corona (COVID-19).
KJRI Sydney sebelumnya telah melakukan identifikasi WNI pemegang WHV yang membutuhkan bantuan melalui beberapa komunikasi pendahuluan yang intensif, berupa pendataan dan konferensi video.
Bantuan dilakukan serentak di tiga negara bagian, yaitu 100 paket bantuan di New South Wales, 72 paket bantuan di Queensland, dan 38 paket bantuan di Australia Selatan. Bantuan itu dilakukan bersama komunitas Indonesia di Queensland dan South Australia guna mempermudah penyalurannya.
Saat penyaluran bantuan secara simbolis di New South Wales, Konsul Jenderal (Konjen) RI, Heru Subolo menegaskan bahwa pemberian paket bantuan merupakan tanda kepedulian dan kehadiran negara di tengah warganya di luar negeri.
“Agar setiap WNI pemegang WHV selalu mematuhi kebijakan Pemerintah Australia dengan tidak bepergian keluar rumah jika tidak penting, dan melakukan social distancing, serta mengatur kepulangan ke Indonesia sekiranya tidak mampu menunjang kehidupannya hingga enam bulan ke depan,” pesan Konjen Subolo seperti dikutip dari keterangan pers KJRI Sydney, Kamis (16/4/2020).
Paket bantuan yang diberikan berupa bahan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, gula pasir, susu, mie instan, biskuit, dan pembersih tangan yang saat ini sangat sulit didapat di pasaran. KJRI Sydney terus memantau dan menjalin komunikasi erat dengan WNI yang terdampak pandemik Covid-19.
Work and Holiday Visa merupakan jenis visa yang dikeluarkan Pemerintah Australia kepada warga negara asing untuk tujuan berlibur sambil bekerja yang berlaku selama satu tahun.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.