LUBUKLINGGAU - Sedikitnya 20 dari 43 orang hasil pelacakan (tracking) dari dua dokter spesialis penyakit dalam yang positif terpapar virus corona (Covid-19), sudah menjalani tes swab. Hal ini disampaikan Wali Kota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe, Kamis (16/4/2020).
Dijelaskannya, hasil tracking terhadap kedua dokter tersebut, didapatkan 43 orang yang harus diisolasi, yakni 19 orang perawat rumah sakit swasta. Semuanya kini ditempatkan di Rumah Sehat Hakmaz Taba.
Kemudian 12 orang keluarga dokter spesialis, 10 orang isolasi mandiri di rumah sakit swasta dan 2 orang isolasi mandiri.
Kemudian, Wali Kota juga sudah menginstruksikan kepada perawat dan dokter yang melakukan swab, agar dikarantina di Hotel Dewinda.

Dia menjelaskan, dua dokter yang positif Covid-19 tinggal di Kota Lubukkinggau dan bekerja di rumah sakit swasta di Kota Lubuklinggau.
Baca juga: Gubernur Anies: DKI Jakarta Masih Kekurangan 170 Ventilator
"Tentu masyarakat diminta untuk waspada tidak menutup kemungkinan akan menyusul pasien yang lainnya, Saya tidak yakin dua, bisa saja menyusul yang lain karena ini sangat rentan," ujarnya.
Awalnya dua dokter tersebut melakukan rapid test, namun hasilnya ada yang positif dan ada yang Negatif. Untuk memastikan, keduanya ke Palembang untuk dilakukan uji swab. Dari sanalah diketahui keduanya positif corona.
Oleh sebab itu ia meminta masyarakat untuk mengikuti aturan pemerintah untuk tetap berada di rumah.
(Qur'anul Hidayat)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.