Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Gugus Tugas Kerja Keras Dapatkan Reagen di Tengah Pandemi Corona

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Kamis, 23 April 2020 |17:04 WIB
Gugus Tugas Kerja Keras Dapatkan Reagen di Tengah Pandemi Corona
Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. (Foto : BNPB)
A
A
A

JAKARTA – Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengungkapkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 terus bekerja keras dalam mendapatkan reagen di seluruh dunia terkait upaya memangkas virus corona di Indonesia.

Yurianto menjelaskan, kebutuhan reagen bertujuan untuk menghentikan sumber penularan Covid-19. Mengingat, kata Yurianto, dalam standar Badan Kesehatan Dunia (WHO), pengelolaan pandemi adalah dengan menggunakan pemeriksaan antigen, dengan gunakan metode real time PCR, bukan antibodi melalui rapid test.

Sekadar diketahui, reagen dibutuhkan untuk tes mendeteksi melalui reverse transcription polymerase chain reaction (RT-PCR).

"Gugus Tugas Nasional kerja keras cari, menemukan, reagen ini di seluruh dunia, berusaha segala cara agar negara kita dapatkannya. Agar kepentingan bangsa dipenuhi," kata Yurianto dalam jumpa live streaming di Gedung Graha BNPB Jakarta, Kamis (23/4/2020).

Kerja keras di tengah pandemi Covid-19 di seluruh dunia tidaklah mudah. Mengingat, kata Yurianto, seluruh negara juga mengajar alat yang sama seperti Indonesia.

Alat tes PCR dari Korsel tiba di Indonesia (Foto : Istimewa)

"Sementara dihadapkan kapasitas produksi yang terbatas. Pemeriksaan butuhkan reagen alat tertentu sampai saat ini harus didatangkan dari negara lain. Kita maklumi situasi pandemi seperti sekarang ini maka negara dunia membutuhkan reagen ini," ujar Yurianto.

Gugus tugas beruntung. Menurut Yurianto, kerja keras itu membuahkan hasil. Pada 16 April 2020, Gugus Tugas mendapatkan 10 ribu reagan. Pada 19 April 2020 meraih 50 ribu. Kemudian, 21 April 2020 mendapatkan 12.300 reagen dan hari ini Indonesia akan kedatangan 15 ribu alat yang didapatkan dari Korea Selatan (Korsel).

"Kami bersyukur kerja keras gugus tugas dapatkan hasil bertahap dan berkelanjutan dapatkan reagen. Hari ini, akan kami dapatkan 15 ribu tes saat ini penerbangan dari Korsel ke Jakarta, kami harap malam ini tiba dan 24 April, 400 ribu tes kita terima," tutur Yurianto.

Baca Juga : Pemerintah Sebut Tak Ada Untungnya Manipulasi Data Pasien Covid-19

Setelah kedatangan reagen itu, Yurianto menyatakan, alat uji tersebut lamgsung didistribusikan ke laboratorium yang sudah aktif beroperasi. Saat ini sudah ada 43 laboratorium yang digunakan mendeteksi virus itu.

"Lalu distribusikan ke laboratorium yang mampu dan penuhi syarat pemeriksaan, sehingga uji sampel masif bisa dilakukan. Pasien dalam pengawasan di berbagai rumah sakit bisa diperiksa termasuk konfirmasi positif dirawat bisa ikut perkembangan laboratoriumnya," tutur Yurianto.

Kerja keras mendapatkan reagen merupakan salah satu poin arahan Presiden Jokowi. Dalam hal ini melakukan uji sampel secara massal.

Baca Juga : 48.647 Orang Diperiksa Covid-19, 40.872 Dinyatakan Negatif

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement