Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terapkan Protokol Cegah Covid-19, Warga Kulonprogo Dapat Apresiasi

Kuntadi , Jurnalis-Senin, 27 April 2020 |01:31 WIB
Terapkan Protokol Cegah Covid-19, Warga Kulonprogo Dapat Apresiasi
Apresiasi untuk masyarakat Kulonprogo yang menjalankan protokol pencegahan covid-19. (Foto: Kuntadi/Okezone)
A
A
A

KULONPROGO – Kepolisian Resor Kulonpogo memberikan apresiasi kepada kelompok masyarakat dan rumah makan yang menerapkan protokol kesehatan serta maklumat Kapolri terkait penanganan covid-19. Apresiasi itu berwujud piagam penghargaan, alat pelindung diri (APD) sederhana, dan paket sembako.

Apresiasi ini diberikan kepada kelompok masyarakat atau Satgas Covid-19 Dusun Stan, Kelurahan Wijimulyo, Kapanewon Nanggulan; Dusun Dlaban, Kelurahan Sentolo, Kapanewon Sentolo; Kelurahan Ngentakrejo, Kapanewon Lendah; Panjatan dan Dusun Kuncen, Kelurahan Bendungan, Kapanewon Wates.

Sedangkan rumah makan diberikan kepada Kedai Ampirono yang ada di Kelurahan Pendoworejo, Kapanewon Girimulyo. Apresiasi ini juga diberikan dalam bentuk piagam penghargaan, APD sederhana, dan bantuan sembako.

Kapolres Kulonprogo AKBP Tartono mengatakan para penerima apresiasi tersebut menjadi contoh baik untuk ditiru masyarakat yang secara inisiatif dan mandiri turut serta dalam upaya penanggulangan corona.

"Mereka diberi apreasiasi karena tanpa ada petugas, mereka peduli dan memiliki kreativitas dalam rangka pencegahan covid-19," jelasnya, Minggu 26 April 2020.

Info grafis virus corona (Covid-19). (Foto: Okezone)

Seperti di Posko Dusun Stan, ada tim khusus penanggulangan covid yang solid dan bergantian berjaga. Mereka juga menggandakan aturan dari pemrintah maupun maklumat Kapolri.

Bahkan, mereka mengedukasi masyarakat untuk cuci tangan dengan sabun, memakai masker, hingga imbauan tidak mudik. Lalu rumah isolasi juga disiapkan sebagai benteng terakhir.

"Kita juga buat lumbung pangan, kalau nanti pandemi ini panjang dan paceklik, beras bisa dibagikan," ucap Koordinator Posko Dusun Stan Setyo Catur.

Sementara pengelola Kedai Ampirono, Syarif, mengatakan warung ini sempat tutup pada awal Maret sampai April. Hingga akhirnya buka setelah koordinasi dengan Panewu dan Kapolsek.

Di antaranya melakukan penyemprotan disinfektan, mengatur jarak duduk, dan mewajibkan tamu cuci tangan.

"Semua wajib cuci tangan, pakai masker, dan harus jaga jarak," jelasnya.

(Hantoro)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement