Pelabuhan Ditutup, Ratusan Kendaraan di Gerbang Tol Merak Dipaksa Putar Balik

Muhammad Rosyadi, Okezone · Rabu 29 April 2020 17:26 WIB
https: img.okezone.com content 2020 04 29 340 2206800 pelabuhan-ditutup-ratusan-kendaraan-di-gerbang-tol-merak-dipaksa-putar-balik-B7H1usbB0E.JPG Pelabuhan merak ditutup berimbas pada antrean kendaraan (Foto: Okezone.com/Muhammad Rosyadi)

CILEGON - Ratusan kendaraan yang menuju Pelabuhan Merak terpaksa dihalau dan diminta kembali oleh pihak kepolisan di Gerbang Tol Merak. Kendaraan tersebut sempat tertahan karena Pelabuhan Merak sudah tidak melayani penumpang yang akan menyebrang ke Pulau Sumatera. Rabu (29/4/2020).

Kendaraan travel yang mengangkut orang tujuan Pulau Sumatera ditahan agar kembali ke wilayahnya masing-masing oleh petugas di cek poin keluar GT Merak. Namun, para penumpang dan sopir memaksa untuk dapat menuju Pelabuhan Merak dengan memarkirkan kendaraannya di dalam tol.

Petugas kepolisan melakukan upaya preventif dengan meminta para pemudik untuk kembali menggunakan pengeras suara.

"Bapak bapak ibu ibu kalau memaksakan menyebrang juga percuma tidak akan bisa. Karena pelabuhan sudah tidak menjual tiket lagi. Silakan bapak-bapak ibu ibu untuk meninggalkan tempat ini (GT Merak) dari pada nanti didorong paksa," ujar salah satu petugas kepolisan melalui pengeras suara.

Ilustrasi

Untuk diketahui, PT ASDP Indonesia Ferry menghentikan sementara seluruh layanan penyeberangan bagi penumpang dan kendaraan golongan I-VI dari tanggal 27 April hingga 31 Mei 2019, kecuali layanan angkutan logistik, kendaraan pengangkut alat medis dan kendaraan jenazah.

Dengan masih banyak ditemukan masyarakat yang antusias untuk melangsungkan kegiatan mudik khususnya warga yang akan mudik melalui jalur pelabuhan Merak Cilegon, Banten.

Menyikapi hal tersebut, Kapolda Banten, Irjen Pol Agung Sabar Santoso menginstruksikan jajarannya untuk memperketat pemeriksaan baik di pos penyekatan dan pos cek poin.

Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi mengatakan, pihaknya akan memperkuat dan menambah personel dari stakeholder lainnya guna melakukan penyekatan khususnya di Pelabuhan Merak mengantisipasi adanya warga yang memaksa untuk melangsungkan mudik.

"Bilamana warga tidak mengindahkan himbauan, maka tindakan tegas terukur akan kami lakukan sesuai dengan perundang-undangan," ujar Edy.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini