Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Klaim Polisi Mengenai Video Kawanan Pemotor Bawa Celurit di Bekasi

Wisnu Yusep , Jurnalis-Kamis, 30 April 2020 |15:28 WIB
Klaim Polisi Mengenai Video Kawanan Pemotor Bawa Celurit di Bekasi
Kawanan pemotor tampak membawa senjata tajam/Foto: Istimewa
A
A
A

BEKASI - Aksi kriminal semakin marak di tengah pademi virus corona atau Covid-19 dan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Baru-baru ini, warganet dihebohkan dengan video kawanan begal ditembak di Jakarta Timur.

Situasi-situasi yang membuat panik warga saat bulan Ramadhan ini pun kembali terjadi. Seperti di Kota Bekasi, video yang memperlihatkan kawanan remaja menggunakan sepeda motor sambil membawa senjata tajam jenis celurit tengah konvoi.

Seperti pada video yang diunggah akun Instagram @bekasi.terkini, Selasa (28/4/2020), kawanan pemotor itu sambil membawa senjata tajam jenis celurit.

Peristiwa itu terjadi di depan Blueplaza, tepatnya di Jalan Chairil Anwar, Margahayu, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2020) pukul 03.00 dini hari.

Tidak tahu pasti apa yang mereka cari, seperti sedang mencari musuh di jalan. Kapolsek Bekasi Timur Kompol Sutoyo mengaku belum menerima laporan terkait video yang beredar itu terjadi di wilayah hukum Polsek Bekasi Timur.

"Sejauh ini belum ada laporan. Dan tidak ada laporan ke kita, karena sejauh ini tidak ada kejadian apa-apa di lokasi itu," katanya ketika dikonfirmasi, Rabu (30/4/2020).

Pihaknya menampik video yang beredar itu bukan terjadi di Jalan Chairil Anwar akan tetapi melintas di jalan lain di luar wilayah Bekasi Timur. Terkait keamanan, pihaknya mengaku patroli terus dilakukan.

(Fetra Hariandja)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement