Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Berita Baik, Pasien Pertama Covid-19 di Balikpapan Sembuh Setelah 49 Hari Dirawat

Amir Sarifudin , Jurnalis-Kamis, 30 April 2020 |16:40 WIB
Berita Baik, Pasien Pertama Covid-19 di Balikpapan Sembuh Setelah 49 Hari Dirawat
Ilustrasi perawatan pasien Covid-19. (Foto : Ist)
A
A
A

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan memulangkan pasien positif virus corona (Covid-19) yang dinyatakan sembuh, hari ini Kamis (30/4/2020). Pasien yang masuk klaster perjalanan dari Jepang ini merupakan pasien pertama dan sudah menjalani perawatan 49 hari di RS Kanujoso Djatiwibowo (RSKD).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, pasien sembuh ini dinyatakan negatif Covid-19 setelah dirawat selama 49 hari. Saat dirawat, pasien ini juga ditemani suami dan anaknya yang akhirnya ikut tertular pula.

“Ibu (49) ini negatif berturut-turut dan memang itu yang pertama kali masuk (ke RSKD). Suami dan anak kan masih positif ya enggak bisa dikeluarkan. Hari ini ibu pulang. Anak dan bapaknya kondisi sehat, enggak pakai alat,” katanya, Kamis sore (30/4/2020).

Dengan sembuhnya pasien ini, sebanyak 7 pasien positif Covid-19 yang sudah dibolehkan pulang karena hasil tes dua kali berturut-turut negatif.

Sementara tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan mengumumkan tambahan tiga pasien positif pada Kamis (30/4/2020).

“Hari ini kita menerima 3 hasil swab dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, 3 hasil swab dari Surabaya ini menyatakan bahwa pasiennya terkonfirmasi positif. Jadi jumlah pasien positif kita menjadi 32 orang, kemarin 29 hari ini bertambah 3 positif,” ujar Ketua Gugus Tugas Covid-19 Balikpapan yang juga Wali Kota, Rizal Effendi.

Drive Thru Rapid Test Covid-19 Memudahkan Masyarakat Tanpa Harus Kontak Fisik

Kasus positif baru yakni, ibu rumah tangga usia 30 tahun, laki-laki 35 tahun pelaku perjalanan dari Surabaya, pekerjaan swasta dan laki-laki 16 tahun merupakan Klaster Gowa.

“Yang ibu rumah tangga positif ini tertular di mana kita belum tahu, masih kita tracing apakah transmisi lokal atau lainya,” ucap Kepala DKK Andi Sri Juliarty.

Baca Juga : Melihat Kenekatan Pemudik Asal Semarang Bersembunyi di Balik Tumpukan Kerupuk

Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 4 menjadi 9 kasus. Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) hari ini sebanyak 688 orang, turun jumlahnya dari kemarin 689.

Pemkot Balikpapan juga masih menunggu pemeriksaan 36 spesimen dari BBLK Surabaya.

Baca Juga : Update Covid-19 di Indonesia 30 April 2020: Positif 10.118 Orang, 1.522 Sembuh & 792 Meninggal Dunia

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement