Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Simulasi Perang Rudal! Puluhan Kapal Perang hingga Jet Tempur F-16 Bombardir Pulau Gundul Karimun Jawa

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Minggu, 26 April 2026 |00:11 WIB
Simulasi Perang Rudal! Puluhan Kapal Perang hingga Jet Tempur F-16 Bombardir Pulau Gundul Karimun Jawa
Puluhan Kapal Perang hingga Jet Tempur F-16 Bombardir Pulau Gundul Karimun Jawa
A
A
A

JAKARTA – Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) dan Penembakan Senjata Khusus TNI Tahun 2026 di Perairan Karimunjawa, Semarang, Jawa Tengah.

Dalam latihan ini, berbagai alutsista dikerahkan mulai dari kapal perang hingga pesawat tempur F-16 untuk menghantam target dalam simulasi pertempuran laut dan udara.

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau lokasi latihan tersebut.

Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, dalam kegiatan tersebut dilaksanakan simulasi tempur, dimana eks-KRI Teluk Hading yang dijadikan sasaran berhasil dihancurkan melalui serangan terintegrasi matra laut dan udara.

Latihan perang

 
“Latihan skala besar ini melibatkan sedikitnya 20 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan pesawat tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara,”ujar Aulia kepada Okezone, Sabtu (25/4/2026).

Operasi penghancuran sasaran terbagi dalam dua tahap utama. Tahap pertama dimulai dengan penembakan Rudal Exocet MM40 Block 3 oleh unsur KRI, disusul tahap kedua berupa Operasi Udara Lawan Laut (OULL).

“Pada tahap kedua, tiga unit pesawat F-16 TNI AU melepaskan bom jenis MK-12 secara presisi ke arah sasaran,”ujarnya.

Selain serangan rudal dan bom, TNI Angkatan Laut juga menggelar Artillery Duel melalui unsur Striking Force.

Dengan menggunakan sistem penembakan modern berakurasi tinggi, satuan tersebut berhasil menghancurkan sasaran darat yang telah ditentukan di Pulau Gundul.

 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement