TEGAL – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta seluruh kepala daerah untuk membentuk tim khusus. Mereka bertugas mencari alumni Ijtima Ulama Gowa karena berpotensi menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.
"Saya minta dibuat tim khusus untuk mencari mereka-mereka yang kemarin mengikuti ijtima ulama di Gowa. Cari mereka ada di mana saja, karena sampai saat ini masih banyak yang belum melapor," kata Ganjar di Tegal, Kamis (7/5/2020).
Baca Juga: 38 Tenaga Kesehatan RS Rujukan Covid-19 di Bengkulu Diisolasi
Dia mengaku khawatir akan terjadi outbreaks baru dari klaster alumni Ijtima Ulama Gowa. Kekhawatiran itu mulai muncul, setelah adanya 16 alumni Ijtima Ulama Gowa di Brebes diketahui terkonfirmasi positif Covid-19.
"Ini kan membingungkan, piye ya kalau kaya gini mau selesai sampai kapan. Tolong teman-teman dari Gowa untuk melapor,” terangnya.
“Jangan takut, tidak akan kami marahi, justru akan kami bantu treatment agar kalau positif tidak menulari keluarga atau lainnya. Dengan melapor saja, itu sudah sangat membantu kami," pungkas dia.
Dari data sementara, terdapat sekira 1.500 warga Jateng yang mengikuti Ijtima Ulama di Gowa. Meski acara dibatalkan, namun mereka sudah terlanjur sampai di lokasi dan berinteraksi dengan sesama peserta.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.