JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohammad Taufik mengimbau seluruh warga Ibu Kota untuk tak melaksanakan silaturahmi langsung usai lebaran nanti. Hal itu bertujuan agar masyarakat yang mengidap virus corona atau Covid-19 tak semakin bertambah setelah merayakan hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah nanti.
“Mencegah penularan Covid-19, masyarakat untuk mengikuti anjuran dan aturan dari pemerintah, silaturahmi sementara lewat daring,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (17/5/2020).
Menurut dia, dengan masyarakat mematuhi anjuran pemerintah untuk tetap di rumah saja saat lebaran, diharapkan penyebaran mata rantai Covid-19 tak terus meluas. Sehingga, kurva pengidap corona akan menunjukkan tren penurunan.
“Agar Covid-19 cepat tuntas di Jakarta dan kembali kita beraktivitas seperti semula,” katanya.
Baca Juga: Curhat Pedagang Pasar Senen, Ramadhan Hampir Berakhir Pembeli Masih Sepi

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menyebut bahwa seluruh aktivitas di kawasan Jabodetabek hanya diperbolehkan jika sesuai dengan aturan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sehingga, masyarakat diimbau tetap berada di rumah agar penyebaran Covid-19 tak semakin meluas.
"Lebaran atau tidak, sama saja. Virus tidak kenal nama hari. Tidak ada hari besar atau hari biasa. Tidak kenal lebaran atau tidak. Jangan ada mudik lokal, yang boleh adalah mudik virtual,” ujarnya dalam keterangan tertulis, hari ini.
Ia meminta agar warga tetap mengurangi kegiatan di luar rumah dan selalu menerapkan protokol pencegahan Covid-19.
“Kami meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap berada di rumah, tidak bepergian, apalagi menjelang masa yang banyak hari liburnya. Ini adalah momentum kita menjaga untuk tetap berada di rumah,” katanya.
Baca Juga: Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Bekasi Dilarang Halal Bihalal Idul Fitri
(Ahmad Luthfi)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.