JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan, mengatakan risiko penularan virus corona (Covid-19) di Ibu Kota masih tinggi. Karena itu, ia meminta masyarakat disiplin mengikuti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diperpanjang hingga 4 Juni 2020.
"Risiko masih tinggi dan potensi terjadinya gelombang kedua itu masih tetap ada. Karena itulah, kedisiplinan kita secara bersama-sama selama 2 pekan ke depan akan menentukan," katanya kepada wartawan, Jumat (22/5/2020).
Anies memastikan, jika masyarakat mematuhi dan melaksanakan PSBB dengan disiplin, angka penularan Covid-19 akan menurun. Sebaliknya, jika tidak disiplin maka pihaknya akan mengetatkan PSBB.
"Bila kita tidak disiplin, kita longgar, dua pekan ke depan ini akan terpaksa harus diteruskan, pengetatannya. Karena risiko penularan meningkat," tuturnya.
Karena itu, Anies menambahkan, kondisi Jakarta ditentukan masyarakat. Anies pun meminta masyarakat disiplin.
"Jadi, apakah Jakarta akan bisa mulai memasuki masa transisi menuju normal baru atau tidak, itu sangat ditentukan oleh sikap kita, perilaku kita, di dua pekan ke depan," tuturnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga meminta masyarakat menahan hasrat belanja untuk menyambut hari raya. Karena di dalam kesibukan persiapan itu tetap memiliki risiko yang sangat tinggi potensi penularannya.
Baca Juga : Update Covid-19 di Jakarta, 6.316 Positif dan 1.558 Sembuh
"Banyak dari kita yang melakukan kegiatan di luar rumah, baik berbelanja baik melakukan kegiatan, kegiatan persiapan pada Idul Fitri, itu semua punya potensi terjadinya penularan. Karena itulah hari-hari ke depan penting bagi kita semua untuk tetap berada di rumah, untuk tetap tinggal di rumah dalam rangka menjaga supaya dua pekan ke depan Jakarta tetap terus aman," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.