MADRID - Pemerintah Spanyol telah merevisi statistik virus corona-nya dengan menyingkirkan kasus duplikat dan kematian yang tidak terkait dengan penyakit tersebut. Sebagai akibatnya, angka kematian Covid-19 negara itu turun secara tajam.
Angka-angka terkait Covid-19 Spanyol direvisi pada Senin (25/5/2020) setelah otoritas kesehatan meluncurkan sistem penghitungan baru.
Penurunan tajam dalam angka kematian karena virus korona terjadi setelah pemerintah dapat mengidentifikasi kasus yang telah dihitung dua kali, serta mengecualikan sama sekali kematian yang salah dikaitkan dengan virus tersebut.
"Perbedaan yang mungkin muncul sehubungan dengan data pada total kasus yang dilaporkan sebelumnya adalah hasil validasi oleh komunitas otonom dan transisi ke strategi pengawasan baru," kata Kementerian kesehatan Spanyol yang dilansir RT, Selasa (26/5/2020).
Kementerian menambahkan bahwa angka-angka itu juga kemungkinan akan berfluktuasi dalam beberapa hari ke depan.
Namun, bahkan dengan penghitungan yang direvisi, Spanyol tetap menjadi salah satu negara yang terkena dampak terburuk pandemi. Jumlah total kematian Covid-19 di negara itu kini mencapai 26.834, berkurang 1.918 dari total kematian sehari sebelumnya. Jumlah kasus yang dikonfirmasi juga turun beberapa ratus dan saat ini berada di angka 235.400.
Di seluruh dunia, pandemi virus corona telah membunuh hampir 350.000 orang, dan lebih dari 5,5 juta telah terinfeksi.
(Rahman Asmardika)