Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

RS Lapangan Covid-19 Jatim yang Baru Diresmikan Mampu Tampung 571 Pasien

Syaiful Islam , Jurnalis-Selasa, 02 Juni 2020 |22:43 WIB
 RS Lapangan Covid-19 Jatim yang Baru Diresmikan Mampu Tampung 571 Pasien
foto: istimewa
A
A
A

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyebutkan Rumah Sakit (RS) Lapangan yang terletak di Jalan Indrapura, Surabaya ini mempunyai kapasitas mencapai 271 bed. Bahkan jika terus dimaksimalkan kapasitasnya mampu 571 pasien.

Dengan ekstensifikasi ini, maka nantinya akan semakin banyak pasien positif kondisi ringan hingga sedang yang bisa ditampung untuk dilakukan perawatan di RS Lapangan Covid-19. Sehingga, daya tampung di RS rujukan bisa semakin besar.

"Kami mewakili Pemerintah provinsi dan masyarakat Jawa Timur menyampaikan terimakasih kepada Kepala BNPB dan Menteri Kesehatan, yang terus mendukung Pemprov Jatim dalam menangani Covid-19. Baik lewat bantuan yang diberikan maupun support penuh atas pendirian RS Lapangan Covid-19," ungkap Khofifah, Selasa (2/6/2020).

Sementara itu, Menteri Kesehatan Letjen TNI (Purn) Terawan Agus Putranto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Pemprov Jatim dalam menggagas pembuatan RS Lapangan Covid-19. Pihaknya, juga akan terus mendukung dan membackup semua upaya yang dilakukan Pemprov Jatim untuk mempercepat penanganan Covid-19.

"Sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi, maka kami akan mendukung semua upaya Pemprov Jatim dalam menangani Covid-19. Terimakasih atas dukungan Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya atas kerjasamanya untuk terus mendukung Pemprov Jatim sebagai upaya percepatan penanganan Covid-19," ucap Menkes Terawan.

 

Perlu diketahui, RS Lapangan Covid-19 ini dibangun dengan dua basis utama, yaitu gedung dan tenda. Satu gedung utama dan lima ruangan berbasis tenda. Kelima tenda itu dibagi peruntukannya untuk tenda pasien wanita, tenda pasien pria, tenda screening dan tenda untuk keperluan administrasi.

Sedangkan untuk kesediaan tenaga kesehatan, Pemprov Jatim telah melakukan kolaborasi dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia). Bersama IDI dan PPNI telah dilakukan perekrutan tenaga relawan guna pengoptimalan pelayanan medis bagi pasien.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement