Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pedagang di Sawah Besar Ikuti Tes Swab Covid-19

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2020 |14:16 WIB
 Pedagang di Sawah Besar Ikuti Tes Swab Covid-19
Foto Istimewa
A
A
A

JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Pusat dan Polsek Sawah Besar menggelar tes swab kepada pedagang di Pasar Sawah Besar guna mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

Beberapa lokasi tes swab antara lain Pasar Atom Baru, Mangga Dua Selatan, dan sejumlah tempat perbelanjaan lain. Targetnya akan ada 200 pedagang yang mengikuti tes swab.

"Kami lakukan dua hari. Hari ini 100, besok 100, karena kan ganjil genap pedagang," ujar Kapolsek Sawah Besar, Kompol Eliantoro Jalmaf di Pasar Atom Pasar Baru, Sawah Besar, Rabu (17/6/2020).

 Tes Swab

Terlihat ada sejumlah petugas medis berpakaian hazmat melakukan pengecekan terhadap pengunjung dan pedagang pasar. Eliantoro mengatakan, tes swab bertujuan untuk memetakan apakah ada pedagang yang terpapar Covid-19 . Pasalnya, tempat perbelanjaan rawan menjadi kluster penyebaran virus Corona.

"Jadi bisa dilihat dimana saja penyebaran Covid terjadi agar bisa diambil langkah selanjutnya," jelas Eliantoro.

Hasil tes swab ini akan diketahui setelah dua hingga tiga hari. Apabila hasilnya ada yang positif terpapar Covid-19, pedagang akan dikarantina.

 

"Kalau ada yang positif langsung dikarantina ke RS Darurat Wisma Atlet. Bisa juga dilakukan karantina mandiri," ucap Eliantoro.

Pasar tersebut juga akan langsung disemprot disinfektan dan dibersihkan. Ia berharap pedagang tidak panik dengan adanya kegiatan ini.

"Pedagang jangan sampai ada kesan takut dan parno. Ini untuk memastikan protokol kesehatan berjalan baik," tutup Eliantoro.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement