Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penggali Kubur Temukan Sejumlah Artefak Diduga Milik Kerajaan Kediri

Agregasi KR Jogja , Jurnalis-Rabu, 17 Juni 2020 |21:34 WIB
 Penggali Kubur Temukan Sejumlah Artefak Diduga Milik Kerajaan Kediri
Salah satu artefak yang ditemukan penggali kubur (foto: Abdul Alim)
A
A
A

KARANGANYAR - Seorang penggali kubur Makam Udan Agung, Hariyanto (34) menemukan sejumlah artefak di pemakaman tersebut, namun ia menganggap batu-batu tersebut tak berarti, benda-benda dari dalam tanah itu setelah diangkat hanya diletakkan saja di sebuah tempat.

Entah berapa banyak hilang karena tak tercatat. Artefak itu mulai diseriusi instansi ahli cagar budaya usai penampakannya diunggah di media sosial. Temuan artefak di bekas galian liang lahat Makam Udan Agung, Pulosari, Kebakkramat diseriusi tim ahli cagar budaya. Sayangnya, sebagian benda-benda itu tak terawat dan hilang. Sedangkan yang tersisa akan diteliti.

Adapun benda-benda diduga peninggalan bersejarah itu berupa yoni, gapura yang sebagian masih terpendam dalam tanah, batu hitam, dan bata merah yang memliki relief.

Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Sragen yang mengawali pendalamannya, telah mengamankan benda-benda tersebut meski berada di luar teritorinya. Dalam perjalanannya, sebenarnya artefak bermunculan dari proses gali liang lahat di kompleks peristirahatan terakhir berukuran 3.000 meter persegi selama 30 tahun terakhir.

 

Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Sawaldi, mengatakan tengah mengkaji mendalam sejarah benda-benda tersebut. Diduga, artefak-artefak tersebut merupakan peninggalan budaya dan sejarah era kerajaan Kediri.

“Kami tetap bekerjasama dengan TACB Sragen untuk pengkajiannya. Ini masih umum. Untuk eksplorasi juga kami masih menunggu keputusan dari Bupati Karanganyar. Soalnya, kalau tidak ada izin itu kami juga tidak bisa melakukan penggalian mendalam. Tentunya juga atas seizin warga,” kata Sawaldi.

Saat ini tersisa 10 artefak masih diamankan Pemdes Pulosari. Jika ditemukan lagi artefak dari proses gali kuburan, ia memintanya disimpan.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement