Setelah pergantian shift jaga perawat, dan dilanjutkan akan mengambil sampel Swab tes pasien kedua, pasien juga tidak ada ditempat dan kondisi pintu kamar mandi masih terkunci. Karena curiga perawat langsung memanggil pihak keamanan untuk mendobrak pintu kamar mandi yang terkunci dari dalam.
"Iya perawat kita curiga karena dipanggil berkali-kali namun tidak ada jawaban dari pasien. Lalu bersama penjaga keamanan, pintu kamar mandi di jebol dan benar saja, pasien tersebut tidak ada ditempat sementara jendela kamar mandi rusak dan plafon kamar mandi jebol," katanya.
Atas kejadian itu, pihak rumah sakit langsung menghubungi ketua harian gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten PALI.
Pihaknya bersama tim gugus tugas melakukan penjemputan ke kediaman pasien, tetapi yang bersangkutan tidak berada di rumahnya. Dan kami telah berupaya dengan maksimal dalam melayani pasien, tetapi ini diluar kehendak kami. Oleh karena itu kami berharap pihak keluarga bisa bekerjasama untuk mengembalikan pasien agar bisa dirawat kembali.