Gerhana Matahari Cincin di Sumbar Hanya Terlihat Sebagian

Rus Akbar, Okezone · Sabtu 20 Juni 2020 12:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 20 340 2233430 gerhana-matahari-cincin-di-sumbar-hanya-terlihat-sebagian-BQNYYoOFIR.jpg Foto: Istimewa

PADANG - Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang akan terjadi besok, Minggu (21/6/2020) di beberapa wilayah Sumbar hanya gerhana matahari sebagian, tidak penuh seperti di daerah lain. Hal itu dikatakan Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Padang Panjang, Mamuri.

“Gerhana matahari cincin yang teramati dari Sumbar berupa gerhana matahari sebagian, dengan magnitudo gerhana terentang antara 0,031 di Tuapejat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, hingga 0,099 di Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman,” kata Mamuri, Sabtu (20/6/2020).

Menurutnya, secara umum gerhana matahari cincin yang akan terjadi di Sumbar dimulai pada pukul 14.03 WIB dan puncaknya terjadi pada pukul 14.54 WIB, sementara gerhana itu akan akan berakhir pada 15.37 WIB.

"Durasi gerhana matahari yang teramati di Sumatera Barat rata-rata adalah 1,37 menit," ungkapnya.

 Gerhana Matahari

Sementara itu, untuk daerah di Sumatera Barat gerhana matahari cincin itu akan bisa dipantau beberapa lokasi seperti Kota Padang, Simpang Ampek, Lubuk Sikaping, Lubuk Basung, Bukittinggi, Parit Malintang, Pariaman, Padang Panjang, Painan, Payakumbuh, Arosuka, Solok, Batu Sangkar, Sarilamak, Sawahlunto, Muaro Sinjunjung, Padang Aro, dan Sungai Dareh, serta Tuapeijat Mentawai.

Mamuri meminta kepada warga tidak melihat matahari secara langsung pada saat terjadinya gerhana matahari tersebut.

“Masyarakat disarankan menggunakan kaca mata yang memiliki filter khusus, ini agar tidak terjadi radiasi di mata,” ucapnya.

Gerhana matahari merupakan peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bulan, sehingga tidak semua cahaya tersebut sampai ke bumi. Peristiwa ini merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi matahari, bumi, dan bulan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini