JAYAPURA - Empat Pasar Tradisional di Kota Jayapura menjadi sasaran pelaksanaan Rapid Test untuk mendeteksi penularan virus corona (Covid-19).
Rapid test itu digelar di Pasar Hamadi, Pasar Pagi Paldam, Pasar Sore Cigombong, dan Pasar Youtefa Abepura.
"Sudah empat pasar yang kita rapid massal yang sementara berjalan adalah pasar Youtefa," kata Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kota Jayapura, H. Rustan Saru, Selasa (23/6/2020).
Sementara itu berdasarkan rapid test kepada pedagang dan pengunjung di Pasar Hamadi, ditemukan lebih dari seribu orang reaktif. Kemudian mereka yang reaktif dilakukan test swab, dan hasilnya diketahui 420 orang positif terinfeksi.
Baca Juga: 523 Pedagang Pasar Youtefa Jayapura Jalani Rapid Test, 73 Reaktif Corona
"Kita rapid itu dengan warganya semua yang ada di sana. Jumlahnya 6.954 yang kita rapid, ada 1.119 yang reaktif. Itu 47 persen yang positif. Jadi kalau jumlah itu dikalikan 47 persen ya hasilnya sekitar 420 yang positif untuk Pasar Hamadi," jelas H. Rustan Saru.
Sementara berdasarkan rapid test kepada 495 orang di Pasar Pagi Paldam, ditemukan 61 orang yang reaktif dan baru 16 orang dilakukan tes swab, dan hasilnya 10 pedagang dinyatakan positif corona.
Sedangkan untuk pemeriksaan di Pasar Sore Cigombong yang dilakukan pada Sabtu 20 Juni 2020, kata Rustan yang juga menjabat Wakil Wali Kota Jayapura ini, 269 yang mengikuti rapid test, hasilnya empat reaktif dan sedang menunggu hasil swab test.
"Sehingga total sementara dari pemeriksaan di tiga pasar tradisional adalah 430 pasien positif Covid-19. Sementara untuk Pasar Youtefa sudah 523 pedagang yang diperiksa, dan hasilnya 73 orang reaktif. Ini hampir menyamai pasar pagi Paldam," ucapnya.
Rustan mengatakan Pemerintah Kota Jayapura bersama Pemerintah Provinsi Papua telah menyiapkan lokasi karantina bagi warga yang rekatif Covid-19.
Baca Juga: Kena Razia Masker, Puluhan Orang Dihukum Pakai Rompi Bertuliskan "Orang Kepala Batu"
"Dua lokasi telah disiapkan, yakni di BPSDM dan Balabkes Papua. Itu disiapkan oleh provinsi. Sementara pasien Covid-19 yang tidak ada gejala kita siapkan tempat di Hotel Sahid, dan yang positif dengan gejala kita bawa ke Rumah Sakit. Ada delapan Rumah Sakit yang ada, jika tidak tercover maka kita minta karantina mandiri, melihat juga kondisinya," tuturnya.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.