Pernikahan di Semarang Jadi Klaster Penyebaran Virus Corona, 10 Orang Positif

Taufik Budi, Okezone · Selasa 23 Juni 2020 21:53 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 23 512 2235257 pernikahan-di-semarang-jadi-klaster-penyebaran-virus-corona-10-orang-positif-ibJRU0ixaJ.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

SEMARANG - Klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Semarang, Jawa Tengah, berasal dari hajatan pernikahan. Ibu dan adik mempelai perempuan meninggal dunia akibat terpapar virus corona.

Dinas Kesehatan Kota Semarang segera melakukan tracing dan tracking terhadap orang-orang yang terlibat dalam acara pernikahan itu. Pernikahan berlangsung di Kelurahan Tambakrejo, Kecamatan Gayamsari, pada pertengahan Juni lalu.

"Saya lakukan tracking dan tracing semuanya yang ikut ijab kabul," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr. Abdul Hakam, kepada awak media, Selasa (23/6/2020).

 Baca juga: Kronologi Pernikahan Berujung Duka Akibat Covid-19 di Semarang 

"Saya lakukan awalnya rapid test tapi karena saya dapatkan hanya satu yang reaktif dari 10 sampling yang saya lakukan. Saya lakukan swab test ternyata ketemu 3 positif," tambahnya.

Penelusuran riwayat kontak terus dilanjutkan. Petugas kesehatan menerapkan uji swab agar bisa diketahui orang-orang yang memiliki riwayat kontak terpapar atau bebas dari virus asal Wuhan China tersebut.

 Baca juga: Klaster Pernikahan: Ibu Pengantin Meninggal & Sejumlah Tamu Undangan Positif Covid-19

"Dari 3 yang positif, kontak eratnya ini juga kita cari lagi ketemu satu lagi. Ketemu satu lagi saya (swab) lagi dapat satu lagi. Jadi sudah ada ada 10-an dari klaster itu," ungkap dia.

Sebelumnya diberitakan, petugas kesehatan menemukan klaster baru penyebaran Covid-19 dari acara pernikahan. Bahkan, ibu dan dan adik pengantin perempuan meninggal dunia. Selain itu, ayah mempelai perempuan juga dinyatakan positif Covid-19 dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini