CIANJUR - Petugas kesehatan gadungan berkeliaran di Cianjur, Jawa Barat. Pelaku diduga berkeliling ke sejumlah intansi untuk menyemprotkan disinfektan berbayar. Namun aksinya tersebut terungkap saat menyasar Kantor Keimigrasian Cianjur.
Ya, pada masa pandemi virus corona (Covid-19) terdapat warga tak dikenal mengaku sebagai petugas kesehatan lingkungan. Agar meyakinkan korbannya, pelaku menawarkan penyemprotan desinfektan, kemudian meminta sejumlah bayaran yang tarifnya sudah tertera dalam kwitansi.
Juru Bicara Dinas Kesehatan Cianjur dokter Yusman Faisal mengungkapkan aksi pelaku terhenti setelah menyasar Kantor Keimigrasian Cianjur pada Jumat 19 Juni 2020. Aksinya diketahui saat pelaku meminta bayaran Rp800 ribu. “Pelaku meminta Rp800 ribu,” ujarnya pada Selasa (23/6/2020).
Namun untuk memastikan ada tidaknya program penyemprotan disinfektan berbayar, petugas Unit Kerja Kantor Keimgrasian Cianjur berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat.
Baca Juga: Area Museum Tak Luput dari Penyemprotan Disinfektan
Kemudian petugas dinas kesehatan langsung mendatangi unit kerja kantor keimgirasian guna mengetahui pelaku yang mengaku sebagai petugas kesehatan keliling. Namun pelaku berhasil melarikan diri saat ditahan.
Yusman Faisal menambahkan program penyemprotan disinfektan tidak pernah dikenai biaya di masa pandemik ini. Oleh karena itu ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap aksi serupa.
“Untuk masyarakat pada umumnya harus hati-hati karena pada situasi pandemi saat ini banyak orang memanfaatkan situasi. Masyarakat diimbau untuk mengedepankan koordinasi baik di tingkat RT, RW, hingga kecamatan,” pungkasnya.
(Abu Sahma Pane)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.