SURABAYA - Sebanyak 10 tenaga medis meninggal dunia saat menangani virus corona atau Covid-19. Salah satunya Arief Basuki, dokter anastesi yang menjadi ujung tombak penanganan Covid-19 menghembuskan nafas terakhirnya.
Dokter yang bertugas di Rumah Sakit Haji Surabaya itu meninggal setelah sempat dirawat intensif di RSUD dr Soetomo Surabaya.
Almarhum selama ini dikenal periang itu sepekan lalu sempat positif Covid-19 . Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya mengucapkan rasa duka mendalam.
Ketua IDI Surabaya dr. Brahmana Askandar menuturkan, dr Arief merupakan dokter kesepuluh yang meninggal akibat Covid-19 di Surabaya saat menjalankan tugasnya.
Ia pun berharap tak ada lagi tenaga medis yang meninggal karena COVID-19. "Semoga ini yang terakhir. Biar tak ada lagi tenaga kesehatan, baik dokter maupun tenaga kesehatan lainnya, yang meninggal akibat COVID-19,” ujar dr Brahmana, seperti dilansir dari Sindonews.com, Rabu (1/7/2020).
Baca Juga : Momen Perbincangan Jokowi dengan 6 Kapolres
Ia menambahkan, kondisi saat ini semua pihak harus bisa menjaga protokol kesehatan. Meskipun sudah tidak lagi menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), para warga di Surabaya dan sekitarnya harus tetap patuh dan disiplin menjaga protokol kesehatan.
“Kalau semuanya patuh protokol kesehatan, rumah sakit tak akan overload," ucapnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.