Klaster Baru Covid-19 di Bandung Capai Ratusan Orang

CDB Yudistira, Okezone · Rabu 08 Juli 2020 13:41 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 08 525 2243047 klaster-baru-covid-19-di-bandung-capai-ratusan-orang-W55nEu0Pzp.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

BANDUNG - Terkait dengan salah satu institusi kenegaraan yang menjadi klaster baru di Jawa Barat, terkuak. Klaster tersebut, yakni berada di Secapa TNI AD yang terletak di Jalan Sukajadi, Kota Bandung.

"‎Institusinya saat ini baru yang teridentifikasi baru di Sukajadi di Secapa Sukajadi, Kota Bandung," kata Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jabar, Berli Hamdani kepada wartawan, Rabu (8/7/2020).

Dari perkiraannya, ada 200 lebih yang terpapar di sekolah lanjutan TNI tersebut. Kemungkinan, data masih bertambah, karena saat ini, lanjut Berli, tengah dilakukan rapid dan swab test oleh tim dari Kesdam

 Baca juga: Kang Emil Sebut Angka Reproduksi Covid-19 di Jabar Alami Peningkatan 

Sementara itu, satu area sekolah itu kini dipastikan sudah diisolasi untuk sementara waktu dan sudah dilakukan penyemprotan disinfektan. Petugas gabungan juga melakukan penelusuran epidemiologi.

 Baca juga: Sejumlah Pedagang Positif Corona, 2 Pasar di Bandung Ditutup 

Saat ini, mereka yang terpapar tengah dalam perawatan ke RS Dustira dan adapula yang dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto. Dengan temuan ini, Berli mengatakan, pihaknya menyasar sekitar 20 sekolah militer yang berada di Jabar.

"Sesuai dengan arahan Pak Gubernur di rapat evaluasi Gugus Tugas, selanjutnya kita akan lakukan pemeriksaan atau rapid test terhadap hampir 20-an lagi sekolah pendidikan kemiliteran yang ada di provinsi Jabar," jelas dia.

 

Diketahui sebelumnya, di provinsi Jabar terdapat dua klaster baru. Gubernur Ridwan Kamil atau yang akrab di sapa Emil mengatakan dua klaster baru itu diantaranyadaerah industri yakni Unilever. Kemudian, institusi pendidikan kenegaraan yang terletak di wilayah Bandung Raya.

"‎Ada dua klaster baru, klaster pertama adalah di daerah industri. Kedua ada di institusi pendidikan kenegaraan di Bandung Raya, tidak satu tapi ada beberapa," ucap Emil, di Bandung, Selasa 7 Juli 2020.

Di klaster industri, Emil mengatakan ‎dirinya sudah melakukan tracing dan tes secara masif. Sementara terkait klaster kedua, yakni di institusi pendidikan, Emil tidak dapat menyebutkan dimana institusi tersebut.

Namun dalam penanganannya, Emil mengatakanpihaknya bakal melakukan tes swab dengan menggunakan metode PCR kepada keluarga.

"‎Tidak hanya satu institusi jadi tidak bisa disebut satu institusi tapi ada beberapa yang mengalami perihal yang serupa maka dalam pengendalian kita hitung satu rumpun,"‎ kata dia.‎

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini