Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Relawan Medis: Rapid Test Jadi Gaya Hidup saat New Normal

Puteranegara Batubara , Jurnalis-Sabtu, 11 Juli 2020 |14:45 WIB
Relawan Medis: <i>Rapid Test</i> Jadi Gaya Hidup saat <i>New Normal</i>
Warga menjalani rapid test. (Ilustrasi/Foto : Okezone.com/Heru Haryono)
A
A
A

JAKARTA – Relawan Medis RSD Wisma Atlet dr Falla Adinda mengungkapkan pelaksanaan rapid test dan swab test harus dijadikan gaya hidup manusia di saat pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru atau new normal di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

"Kita dituntut dipaksa lakukan adaptasi baru. Salah satunya screening sebagai gaya hidup, yakni rapid dan swab test," kata Falla dalam acara dialog live streaming di Gedung Graha BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (11/7/2020).

Dengan pelonggaran PSBB menuju new normal membuat sebagian besar masyarakat telah memulai aktivitasnya. Dengan dimulainya kegiatan di luar rumah, masyarakat harus bisa mempertanggungjawabkan kemanusiaannya dalam melakukan kegiatan di tengah pandemi Covid-19.

Tanggung jawab itu, salah satunya dapat dicerminkan melalui rapid dan swab test yang menunjukan hasil negatif. Dengan begitu, beraktivitas di luar rumah jadi lebih aman tanpa harus khawatir menyebarkan virus corona di tengah masyarakat.

"Gimana buktikan kita manusia sehat kita bawa hasil tes. Jika kita sanggup swab dapatkan akses mudah dan dana do it. Bila tidak, oke rapid test. New normal sebagai screening sebagai tambahan gaya hidup selain hand sanitizer masker kain. Pada akhirnya manusia dilahirkan untuk beradaptasi paling keren," tutur Falla.

Baca Juga : Ada Unsur Bahasa Asing Membuat New Normal Tak Mudah Dipahami Masyarakat

Karena itu, Falla menyebut, bagi masyarakat yang memiliki aktivitas di luar rumah, diharapkan bisa mengikuti pemeriksaan rapid atau swab test sebagai tanggung jawab kemanusiaan.

"Kapan rapid test yang pas? Saat kita melakukan new normal. Kalau kita full di rumah, rapid test tak perlu dilakukan. Tapi, kalau di luar rumah, jadilah manusia yang bertanggung jawab di masyarakat dengan memastikan kita sehat," tutur Falla.

Baca Juga : Pakar Epidemiolog Sebut Ventilasi Buruk Berpotensi Tinggi Tularkan Covid-19

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement