JAKARTA - Setelah peluncuran Program Merdeka Belajar Episode 4 : Program Organisasi Penggerak (POP) pada bulan Maret lalu yang bertujuan agar Organisasi Pendidikan makin terlibat dalam membantu sekolah untuk kualitas hasil belajar siswa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini telah menyelesaikan proses evaluasi terhadap Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang telah mengajukan profil dan proposal POP.
Dari pengajuan tersebut, Kemendikbud menerima hasil rekomendasi Ormas Calon Penerima Bantuan Pemerintah POP dari Tim Evaluasi Independen (The SMERU Research Institute) pada Kamis (16/07/20). Adapun tahap evaluasi yang dilakukan dan sesuai dengan Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah dan Peraturan Sekretaris Jenderal Kemendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pedoman Program Organisasi Penggerak.
Proses evaluasi tersebut mencakup evaluasi administrasi, evaluasi teknis substantif, evaluasi pembiayaan, dan verifikasi (visitasi). Evaluasi administrasi dilakukan oleh Tim Verifikasi Administrasi, sementara evaluasi teknis substantif, evaluasi pembiayaan, dan verifikasi dilakukan oleh Tim Independen.
Sehubungan dengan proses evaluasi tersebut, Kemendikbud menyampaikan beberapa hal, sebagai berikut :
1. Tahap Registrasi dan Pemasukan Profil, Portofolio, dan Proposal
Pada tahap ini, Ormas melakukan registrasi, aktivasi akun, memasukkan profil, portofolio organisasi dan proposal dijadwalkan sampai dengan tanggal 16 April 2020. Sebanyak 4.464 Ormas telah melakukan registrasi. Jumlah tersebut mencakup 3.010 Ormas yang melakukan aktivasi dan sejumlah 1.454 Ormas tidak aktivasi.
2. Evaluasi Proposal
Dalam evaluasi proposal terdiri atas beberapa tahapan :
a. Tahap Evaluasi Dokumen Administrasi (16 Maret – 16 April 2020)
Tim Evaluasi Administrasi melakukan verifikasi kelengkapan dan kebenaran data persyaratan administrasi yang diajukan oleh Ormas melalui laman sejumlah 799 proposal dari 652 Ormas.
Namun dikarenakan pandemi Covid-19, maka dilakukan 2 kali perpanjangan pengajuan profil dan proposal POP, yaitu perpanjangan perbaikan dokumen administrasi dan proposal yang dijadwalkan dari 17 – 30 April 2020 dan perpanjangan perbaikan dokumen administrasi mulai 1 – 16 Mei 2020.
Setelah masa perpanjangan berakhir, diperoleh Proposal dari Ormas yang telah memenuhi persyaratan dokumen administrasi adalah 324 proposal (Gajah 43; Macan 85; dan Kijang 196) dari 260 Ormas.
b. Tahap Evaluasi Teknis Substantif (17 Mei - 10 Juni 2020)
Evaluasi ini dilakukan dengan cara menilai aspek rekam jejak organisasi dan penanggungjawab program. Substansi proposal yaitu teori perubahan dan program yang diusulkan, metodologi penilaian keberhasilan program, bukti kesuksesan program terkait bidang literasi, numerasi dan/atau karakter, serta melihat kesesuaian pembiayaan dengan rencana kegiatan yang akan dilakukan dengan mempertimbangkan rasionalitas, efisiensi, dan cakupan penerima manfaat.
Proposal yang dinyatakan memenuhi passing grade penilaian evaluasi teknis substantif sebanyak 231 proposal (Gajah 32; Macan 59; Kijang 140) dari 188 Ormas.
c. Tahap Verifikasi (Visitasi Lapangan) (23 Juni - 8 Juli 2020)
Tahap verifikasi ini dilakukan dengan cara mengunjungi/visitasi ke alamat Ormas yang dicantumkan dalam proposal untuk memastikan dan membuktikan informasi yang dituliskan dalam proposal dengan kondisi sebenarnya.
Proposal yang dinyatakan lolos pada tahap ini adalah sebanyak 183 proposal (Gajah 28; Macan 43; Kijang 112) dari 156 Ormas.
Proses evaluasi tersebut memakan waktu cukup panjang karena terkendala kondisi pandemi Covid-19 dan Pemerintah mengeluarkan kebijakan protokol kesehatan serta Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
CM
(Yaomi Suhayatmi)