Dewi mengatakan dalam melihat kasus positif Covid-19 di Tanah Air, harus dilihat per provinsi. Pasalnya, laju insidensi di setiap daerah berbeda-beda.
“Mengenai definisi laju insidensi, kalau dulu pernah ingat itu kita pernah membahas jangan melihat angkanya bulat-bulat mentah penambahan hariannya sekian. Apakah itu juga kita lihat berdasarkan jumlah penduduk? Jadi kita menyebut laju insidensi ini adalah Jumlah kasus positif kita bagi dengan jumlah penduduk di sebuah tempat,” jelasnya.
Dewi pun memberikan contoh misalnya jumlah kasus sama-sama 50 kasus tapi ternyata di daerah A penduduknya hanya 200 orang, sedangkan di penduduk B berjumlah 120 orang.
“Tentu saja jika angka kasusnya sama, namun jumlah penduduknya lebih sedikit, angka laju insidensinya lebih tinggi daripada penduduk yang jumlah penduduknya. Jadi kita lihat bahwa laju insidensi kasus di Indonesia berbeda-beda di setiap provinsinya,” katanya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.