Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Antrean Penumpang di Stasiun Bojonggede Mengular hingga Jalan Raya

Khafid Mardiyansyah , Jurnalis-Kamis, 30 Juli 2020 |06:31 WIB
Antrean Penumpang di Stasiun Bojonggede Mengular hingga Jalan Raya
Penumpang KRL di Stasiun Bojonggede mengular hingga jalan raya (Foto : Okezone.com/Khafid)
A
A
A

BOGOR - Penumpang di Stasiun Bojonggede, pagi ini, Kamis (30/7/2020) menunjukan peningkatan yang signifikan. Bahkan, antrean panjang penumpang yang akan masuk stasiun mengular hingga jalan raya.

Penumpukan ini diakibatkan adanya penerapan protokol kesehatan dari pihak stasiun, untuk membatasi jumlah penumpang dalam satu rangkaian kereta. Hal itu dilakukan demi mencegah penularan virus corona.

Dari pantauan Okezone, antrean penumpang sudah menumpuk sejak dini hari. Padahal saat hari biasa, penumpukan penumpang tak separah ini. Banyaknya penumpang yang datang disinyalir akibat adanya pemberangkatan KRL jurusan Bojonggede-Jakarta Kota yang dijadwalkan berangkat pukul 05.45 WIB.

"Mungkin efek besok lebaran kali ya, tapi itungannya jarang sih antre sampe tengah jalan gini," jelas salah satu penumpang KRL, Esa saat diwawancarai Okezone.

Pihak Stasiun Bojonggede sendiri terpantau melakukan pemantauan agak penumpukan tak terjadi, dan penumpang tetap bisa menjaga jarak demi menghindari penularan Covid-19. "Jangan lupa untuk senantiasa menjaga jarak dan memakai masker saat menggunakan moda transportasi KRL," jelas suara dalam pengeras suara stasiun.

Petugas keamanan stasiun dibantu TNI-Polri pun terpantau melakukan pengawasan ketat atas menumpuknya antrean jelang masuk stasiun.

Baca Juga : Puncak Pandemi Covid-19 di Indonesia Ditentukan Kedisiplinan Warganya

Sebelumnya, Bupati Bogor, Ade Yasin menjelaskan bahwa daerah Bojonggede dan Cibinong masuk dalam pengawasan khusus penularan Covid-19, karena berbatasan langsung dengan Jakarta dan Depok yang jadi episentrum penularan Virus Corona.

Sekadar informasi, kasus positif Covid-19 di Indonesia hingga 29 Juli 2020 pukul 12.00WIB bertambah 2.381 kasus. Sehingga akumulasi sebanyak 104.432 orang.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement