Usai Jalani Isolasi, Perawat RSUD Bangil Meninggal Akibat Terinfeksi Covid-19

Yudha Prawira, iNews · Jum'at 31 Juli 2020 10:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 31 519 2254942 usai-jalani-isolasi-perawat-rsud-bangil-meninggal-akibat-terinfeksi-covid-19-eqwTp7c4ep.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

BANGIL - Tenaga kesehatan kembali berduka, seorang perawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil Pasuruan, Sri Aniawati meninggal dunia setelah terinfeksi covid-19. Perawat yang bertugas di RSUD Bangil Pasuruan ini, meninggal setelah menjalani perawatan di ruang isolasi khusus RSUD Bangil selama 5 hari akibat terinfeksi Covid-19.

Perawat berusia 51 tahun itu diduga terpapar Covid-19 saat memberikan pelayanan kesehatan di rumah sakit.

DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Timur menyatakan dengan meninggalnya perawat kelahiran 24 november 1969 ini, maka jumlah perawat di Jawa Timur yang meninggal akibat Covid-19 sebanyak 18 orang.

 Corona

“Kita kembali berduka, seorang perawat kembali gugur melawan covid. Kali ini adalah perawat yang bertugas di RSUD Bangil dan menjalani perawatan selama 5 hari di RSUD Bangil. dengan meninggalnya perawat Sri Aniwati ini jumlah perawat di Jawa Timur yang meninggal mencapai 18 orang,” terang ketua DPW PPNI Jatim, profesor Nursalam, Jumat (31/7/2020).

Kepergian perawat Sri Aniwati ini mendapat penghormatan puluhan rekan se profesi di RSUD Bangil Pasuruan tempatnya bertugas, saat ambulans yang membawa jenazah dari RSUD Bangil Pasuruan menuju pemakaman di Pasuruan.

“Selain jumlah perawat yang meninggal juga bertambah dan terjadi kurang dari 2 minggu, dalam waktu 1 bulan atau di bulan juli ini jumlah perawat di Jawa Timur yang dinyatakan positif Covid-19 bertambah lebih dari 200 orang perawat. Saat ini jumlahnya mencapai 642 orang,” pungkasnya.

 

(wal)

Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini