24 Tewas, Puluhan Luka-Luka dalam Baku Tembak di Penjara Afghanistan

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 03 Agustus 2020 15:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 03 18 2256163 24-tewas-puluhan-luka-luka-dalam-baku-tembak-di-penjara-afghanistan-ilLaJI25Kz.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

JALALABAD – Baku tembak antara militan Negara Islam (IS) dan pasukan keamanan Afghanistan yang pecah di sebuah penjara di Kota Jalalabad, timur Afghanistan pada Senin (3/8/2020), telah menewaskan setidaknya 24 orang. Baku tembak itu terjadi menyusul serangan IS terhadap sebuah penjara yang mengakibatkan puluhan tahanan melarikan diri.

Serangan itu dimulai pada Minggu malam (2/8/2020) dengan ledakan bom mobil di pintu masuk penjara. Serangkaian ledakan lain terdengar ketikan militan bersenjata IS menembaki penjaga keamanan.

Menurut Sohrab Qaderi, seorang anggota parlemen di Ibu Kota Provinsi Nangarhar, sekira 30 militan IS terlibat dalam serangan tersebut. Diwartakan Reuters, penjara di Jalalabad itu menampung sekira 2.000 narapidana.

BACA JUGA: 3 Tewas, Puluhan Tahanan Kabur dalam Serangan di Penjara Afghanistan

Juru Bicara Gubernur, Attaullah Khugyani mengatakan, tiga gerilyawan tewas dalam serangan awal dan baku tembak semalam. Sementara setidaknya 21 warga sipil dan anggota pasukan keamanan tewas dalam pertempuran itu, serta 43 lainnya cedera.

Polisi dipaksa untuk mengalihkan tenaga kerja untuk menangkap kembali tahanan yang melarikan diri di tengah kekacauan, dan pada Senin siang sekira 1.000 tahanan yang kabur telah ditangkap, kata Qaderi, tanpa menjelaskan berapa banyak yang masih buron.

Pasukan khusus Afghanistan tiba untuk mendukung polisi dan warga sipil sedang dievakuasi dari daerah-daerah di sekitar penjara, tempat para tahanan Taliban dan IS ditahan bersama dengan para penjahat biasa.

BACA JUGA: Ledakan Bom di Malam Idul Adha Tewaskan 17 Orang di Afghanistan

Pihak keamanan juga telah memberlakukan kuncian di Jalalabad menyusul serangan tersebut.

"Seluruh kota Jalalabad berada di bawah jam malam, toko-toko tutup," kata Qaderi sebagaimana dilansir Reuters. "Jalalabad benar-benar kosong."

IS mengklaim bertanggung jawab atas serangan, yang terjadi sehari setelah salah seorang komandan kelompok itu tewas terbunuh oleh pasukan khusus Afghanistan, di Jalalabad.

Laporan PBB bulan lalu memperkirakan ada sekira 2.200 anggota IS di Afghanistan. Meski terpukul mundur dan memiliki kepemimpinan yang terus berkurang, kelompok itu tetap mampu melancarkan serangan-serangan serupa yang terjadi di Jalalabad.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini