BPBD Bangka Tengah Sebut Ada 6 Penambang Terkubur Hidup-Hidup

Rachmat Kurniawan, iNews · Sabtu 29 Agustus 2020 22:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 29 340 2269581 bpbd-bangka-tengah-sebut-ada-6-penambang-yang-terkubur-hidup-hidup-CGhUCU02pd.jpg Tim SAR sedang mencari penambang timah yang tertimbun longsor di Bangka Belitung (Foto: Tim SAR)

BANGKA TENGAH - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Tengah, Yudi Sabara mengungkapkan, jumlah korban yang tertimbun dalam kecelakaan tambang berjumlah 6 orang.

Kecelakaan tambang bijih timah itu terjadi di areal Sarang Ikan, Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pada Sabtu 29 Agustus 2020 sekira pukul 10.00 WIB.

"Info sementara terjadi longsor laka tambang Tambang Inkonfensional (TI) Fuso dengan jumlah korban 6 orang, di mana 5 orang pekerja tambang dan 1 operator alat berat excavator berikut alat beratnya tertimbun," ujarnya, Sabtu (29/8/2020).

Baca Juga: Sejumlah Penambang Timah Terkubur Hidup-Hidup di Babel

Hingga malam ini baru ditemukan tiga orang korban dalam keadaan meninggal dunia. "Sampai malam ini baru ditemukan 3 orang, dan 3 orang korban lainya masih proses pencarian," terangnya.

Tim BPBD Kabupaten Bangka Tengah pun baru akan diterjunkan pada Minggu 30 Agustus pagi besok, mengingat informasi kecelakaan tambang baru diterima pada Sabtu sore.

"Informasi ini kita baru terima sore tadi, jadi kita akan menerjunkan tim minggu pagi besok, kalaupun kita terjunkan malam ini tidak memungkinkan karena ke lokasi tidak bisa ditempuh dengan kendaraan roda empat biasa, sehingga kita putuskan berangkat pada minggu pagi besok," jelasnya.

Keenam korban yang terkubur hidup-hidup itu berasal dari luar Kabupaten Bangka Tengah, yakni 5 orang pekerja berasal dari Lampung dan seorang korban lainya dari Palembang.

"Untuk informasi nama dan usia masih kita telusuri," pungkasnya.

Baca Juga: 3 Kuli Batu Tewas Tertimbun Longsor 

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini