Polda Bali Tangkap Hartono Karjadi yang Selama Ini Jadi Buronan

INews.id, · Jum'at 04 September 2020 21:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 04 244 2272851 polda-bali-tangkap-hartono-karjadi-yang-selama-ini-jadi-buronan-GDmyqQX89N.jpg Polda Bali tangkap Hartono Karjadi (Foto : iNews/Istimewa)

DENPASAR – Petugas Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bali menangkap buronan yang juga bos Hotel Kuta Paradiso, Hartono Karjadi di Jakarta. Saat ini Hartono telah tiba di Polda Bali untuk menjalani pemeriksaan, Jumat (4/9/2020).

“Tadi pagi tim penjemput buronan sudah tiba di Bali dan saat ini yang bersangkutan masih diperiksa penyidik,” kata Direktur Reskrimsus Polda Bali, Kombes Yuliar Kus Nugroho, dilansir dari iNews.id.

Untuk diketahui, Hartono dilaporkan ke Polda Bali bersama saudaranya Harijanto dengan nomor laporan LP/74/II/201/SPKT/Polda Bali tanggal 27 Februari 2018. Keduanya dilaporkan Tommy Winata melalui kuasa hukumnya Desrizal atas dugaan memberikan keterangan palsu dalam akta otentik dan atau penggelapan dan atau pencucian uang.

Sementara adiknya, Harijanto saat ini tinggal menunggu eksekusi Kejari Denpasar untuk menjebloskan ke penjara, setelah kasasinya ditolak Mahkamah Agung. Putusan ini sekaligus menguatkan vonis 2 tahun penjara dari Pengadilan Negeri Denpasar.

Dalam kasus ini, Mahkamah Agung (MA) membatalkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Denpasar yang melepaskan pengusaha Harijanto Karjadi. MA menyatakan Harijanto memalsukan surat sehingga merugikan pengusaha Tomy Winata (TW) dan dihukum 2 tahun penjara.

Baca Juga : 6 Kandidat Lolos Tes Potensi Jubir KPK, 1 Orang Berasal dari LIPI

Baca Juga : Pilwalkot Solo, Jokowi Banyak Berikan Wejangan untuk Gibran

Kombes Yuliar mengatakan, Hartono adalah buronan yang selama ini dicari dan sudah masuk red notice Interpol. “Yang bersangkutan sebelumnya tinggal di Hongkong, karena melanggar keimigrasian akibat overstay sehingga harus dideportasi ke Indonesia,” kata perwira menengah ini.

Mendapat informasi buronannya akan dipulangkan ke Indonesia, Yuliar mengirimkan tim ke Jakarta untuk menjemput dan membawanya ke Bali. “Tim penjemput sudah saya berangkatkan ke Jakarta sejak kemarin malam (Kamis, 3 September),” katanya.

“Mereka yang menginformasikan ke kita secara intensif bahwa izin tinggalnya telah melebihi batas waktu,” katanya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini