Malulu Utara Diguncang Gempa M 5.9, Ini Penyebabnya Menurut BMKG

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Minggu 06 September 2020 09:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 06 340 2273312 malulu-utara-diguncang-gempa-m-5-9-ini-penyebabnya-menurut-bmkg-pLstSDFD93.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 5.9 mengguncang Maluku Utara, Minggu (6/9/2020) sekira pukul 07.21 WIB.

Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,78 Lintang Utara dan 126,64 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 121 km arah barat laut Kota Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara pada kedalaman 59 km.

Ia juga mengatakan penyebab gempa tersebut yakni aktivitas subduksi lempeng laut Maluku.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng laut Maluku. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik," kata Rahmat dalam keterangannya.

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di Ternate, Tidore, Sofifi, Halmahera Barat, dan Halmahera Utara. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga:  Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Barat Pulau Honshu, Jepang, 2 Orang Terluka

Rahmat menerangkan, saat ini pihaknya juga mencatat belum adanya aktivitas gempabumi susulan.

"Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya," sambungnya.

"Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah," tandasnya.

Baca Juga: Gempa M 5.9 Guncang Maluku Utara Terasa hingga Manado, BMKG: Pergerakan Naik 

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini