Keponakan Raja Narkoba Kolombia Temukan Rp270 Miliar Disembunyikan di Dinding Rumah Pamannya

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 24 September 2020 20:28 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 24 18 2283295 keponakan-raja-narkoba-kolombia-temukan-rp270-miliar-disembunyikan-di-dinding-rumah-pamannya-o9jmFdUao0.jpg ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MEDELLIN - Seorang keponakan raja obat bius terkenal Pablo Escobar mengatakan dia menemukan kantong plastik berisi uang senilai USD18 juta (Rp270 miliar) tersembunyi di dinding salah satu rumah pamannya.

Nicolás Escobar mengatakan kepada media Kolombia bahwa dia menerima "sebuah visi" yang menunjukkan di mana mencari uang di apartemen tempat dia tinggal di Kota Medellín, Kolombia.

Dia mengatakan itu bukan pertama kalinya dia menemukan uang di tempat-tempat di mana pamannya dulu menghindari penangkapan, karena Escobar dilaporkan menyembunyikan jutaan dolar di berbagai propertinya.

BACA JUGA: Pablo Escobar, Gembong Narkoba yang Tak Sengaja Kembangkan Populasi Kuda Nil di Tanah Amerika

Pablo Escobar tewas dalam baku tembak polisi pada 1993. Pada puncak karier kriminalnya, Escobar disebut-sebut sebagai orang terkaya ketujuh di muka bumi.

Desas-desus tentang kekayaan tersembunyi Escobar telah beredar di Medellín sejak kematiannya, setelah ia menghabiskan beberapa dekade berperang melawan pemerintah Kolombia untuk mencegah ekstradisinya ke Amerika Serikat (AS).

Pablo Escobar. (Foto: Kepolisian Kolombia)

Kepada saluran televisi Red+ Noticias, Nicolás Escobar mengatakan bahwa dia juga telah menemukan mesin tik, telepon satelit, pena emas, kamera dan rol film yang belum dicetak.

"Setiap kali saya duduk di ruang makan dan melihat ke arah tempat parkir, saya melihat seorang pria memasuki tempat itu dan menghilang," katanya sebagaimana dilansir BBC.

"Baunya (di dalam) sangat mencengangkan. Bau yang seratus kali lebih buruk dari bau sesuatu yang telah mati."

Beberapa dari uang kertas berusia puluhan tahun membusuk dan tidak dapat digunakan lagi, kata Nicolás Escobar, yang telah tinggal di apartemen selama lima tahun terakhir.

BACA JUGA: Pensiunan Bos Kartel Narkoba Terkenal Kolombia Ditembak Mati di Rumahnya

Dalam wawancara, dia mengatakan dia menemani pamannya dalam banyak kesempatan, dan dia pernah diculik oleh orang-orang yang mencari keberadaan Escobar.

"Saya disiksa selama tujuh jam. Dua pekerja saya diserang dengan gergaji mesin."

Escobar lahir di Rionegro, Kolombia pada 1949 dan mendirikan kartel narkoba di Medellín pada 1970-an.

Pada masa paling aktifnya, kartel tersebut memasok sekitar 80% kokain yang diselundupkan ke AS, membuatnya masuk ke dalam daftar orang terkaya Forbes selama tujuh tahun.

Setelah ditangkap pada tahun 1991, Escobar ditempatkan di penjara yang dirancang sendiri, yang dijuluki Katedral, di mana ia terus mengawasi Kartel Medellín.

Secara keseluruhan, Escobar dianggap bertanggung jawab atas sekira 4.000 kematian.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini