JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi terinfeksi virus corona. Ia sudah belasan hari menjalani isolasi di rumah sakit.
Untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, Kementerian Agama (Kemenag) telah melakukan penelusuran kontak (contact tracing), terhadap orang-orang yang sempat berinteraksi dengan Menag.
Berdasarkan hasil penelusuran didapatkan 48 orang yang sempat berinteraksi dengan Menag. Kesemuanya sudah dilakukan tes usap (swab) dan hasilnya negatif.
"Kita sudah melakukan tracing. Total ada 48 orang yang dinilai pernah berinteraksi dengan Menag. Mereka sudah dites swab dan semua hasilnya negatif," ujar Jubir Kemenag, Oman Fathurrahman melalui keterangan tertulis, Selasa (29/8/2020).

Menurut Oman, selain anggota keluarga, mereka yang diswab adalah jajaran pimpinan Kementerian Agama, termasuk Wamenag, Staf Ahli dan Staf Khusus, sejumlah Dirjen dan Direktur, Sekretaris Menteri, serta tim protokol dan humas yang melekat dalam kegiatan Menag.
"Total ada 32 orang," jelas Oman.
Tracing dan swab juga dilakukan untuk sejumlah pejabat Kanwil Kemenag NTB dan UIN Mataram. Sebab, giat Menag terakhir sebelum dinyatakan positif Covid-19 adalah ke Nusa Tenggara Barat.
"Ada 16 orang hasil tracing. Semua sudah dilakukan tes swab dan hasilnya negatif," tambah Oman.
Selain itu, mekanisme tracing juga dilakukan secara mandiri oleh para pihak yang melakukan kontak dengan Menag selama kunjungan kerja di NTB, seperti Gubernur NTB dan Tuan Guru Turmudzi, dan sejauh ini hasilnya negatif.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.