SURABAYA - Sebanyak 1.012 perawat yang bertugas di berbagai fasilitas layanan kesehatan di Jawa Timur (Jatim), dinyatakan positif terinfeksi Covid-19.
Sebagian perawat yang dinyatakan positif Covid-19 saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit, sebagian lainnya menjalani isolasi mandiri.
Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jatim menyatakan ribuan perawat itu terpapar merupakan data yang dikumpulkan sejak awal Pandemi Covid-19 hingga sekarang.
Para perawat yang terpapar Covid-19 semula bekerja di berbagai fasilitas dan layanan kesehatan seperti rumah sakit dan puskesmas.
Dikhawatirkan jumlah perawat yang positif Covid- terus bertambah, menyusul masih tingginya angka sebaran di Jatim, serta masih kurang patuhnya sebagian masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan.
Baca Juga: Jaga Jarak Bisa Turunkan Risiko Penularan Covid-19 hingga 85%
Lebih lanjut Ketua DPW PPNI Jatim Profesor Nursalam mengatakan dari 1.012 perawat yang positif Covid-19, penyumbang terbesar adalah Kota Surabaya dengan jumlah 333 orang.
“Itu terhitungnya saya mendapatkan data itu kemarin. Dan itu akan terus bertambah karena setiap hari mesti ada laporan minimal ada sembilan ada 10 dan seterusnya,” ujarnya pada Jumat (2/10/2020).
Ia juga menambahkan telah meninggal 28 perawat karena Covid-19. Nah salah satu langkah mengantisipasi terpaparnya perawat, PPNI Jatim terus memberikan bantuan alat pelindung diri (APD).
Baca Juga: Pandemi Covid-19 Ancam Kesehatan 25 Juta Anak Indonesia
(Abu Sahma Pane)