JAKARTA - Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan, Pemprov DKI Jakarta tentunya mengikuti harga tes swab sesuaistandar yang telah ditetapkan Presiden Joko Widodo senilai Rp900 ribu.
Menurutnya, untuk menyeragamkan semua harga tes swab di rumah sakit Ibu Kota, pihaknya akan menyusun regulasi terlebih dahulu.
"Tentunya harus ada regulasi yang mengikat seperti apa di tingkat pusat, itu yang akan jadi acuan kita untuk melakukan evaluasi," kata Widyastuti di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2020).
Widyastuti mengakui, harga tes swab difasilitas swasta itu memang masih berbeda-beda dan cenderung lebih mahal.Dalam waktu dekat, ia bakal memanggil rumah sakit dan laboratorium swasta yang selama ini bekerja sama dengan Pemprov DKI.
Baca Juga : RSD Wisma Atlet Kekurangan Obat Terapi untuk Pasien Covid-19
Sambil menunggu penyesuaian harga tes swab, Widyastuti meminta masyarakat tidak melakukan swab test di luar fasilitas ini, sebab harganya bakal jauh lebih mahal. Saat ini lebih dari 54 laboratorium yang bekerja sama dengan Pemprov DKI.
"Kita punya 54 dan kemudian ada tambahan satu, dua lagi, kalau yang di luar itu kami tidak rekomendasi, wong kami tidak memberikan rekomendasi," kata dia.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.