Banjir Bandang di Bengkulu, 525 Warga Terdampak

Demon Fajri, Okezone · Selasa 06 Oktober 2020 10:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 06 340 2289049 banjir-bandang-di-bengkulu-525-warga-terdampak-jW6TF0a2ME.jfif Ilustrasi banjir. Foto: BNPB

BENGKULU - Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang melanda Provinsi Bengkulu, membuat aliran Sungai Air Keruh di Desa Air Keruh, Kecamatan Ulo Talo, Kabupaten Seluma, meluap sehingga banjir bandang terjadi.

Sedikitnya 525 jiwa di desa tersebut terdampak banjir bandang sehingga harus mengungsi.Rumah dan jembatan gantung di sana mengalami rusak berat

'Untuk sementara yang terdampak banjir bandang di desa tersebut sekira 525 jiwa. Rumah dan jembatan gantung rusak berat akibat banjir bandang,'' kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Edi Susanto kepada Okezone, Selasa (6/10/2020).

Edi juga menjelaskan BPDB akan menyalurkan bantuan logistik pada siang ini. Selain itu petugas juga akan mendata rumah dan fasilitas umum yang rusak. “Jumlah kerusakan dan kerugian belum diketahui,” tutur Edi.

Baca Juga: Peristiwa 4 Oktober: Banjir Bandang Terjang Wasior hingga Maluku Utara Jadi Provinsi

Sementara Kasi Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Seluma Ade Andri mengatakan banjir yang merendam pemukiman warga di Desa Air Keruh juga menyebabkan sejumlah akses terputus dan barang milik warga hanyut dan rusak.

Saat ini, kata Ade, korban banjir membutuhkan makanan siap saji, obat-obatan dan pakaian. Untuk korban jiwa menurutnya nihil. ''Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam banjir,'' ujar Ade.

Untuk diketahui hujan dengan intensitas ringan hingga sedang mengguyur Kabupaten Seluma pada Senin 5 Oktober 2020 sekira pukul 15.30 WIB hingga pukul 22.01 WIB. Debit air yang semakin bertambah karena Hujan ini membuat Sungai Air Keruh meluap.

Baca Juga: Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak La Nina Intai Indonesia

(abp)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini