Tewaskan 11 Orang, Lokasi Longsor di Muara Enim Berbentuk Terowongan

Era Neizma Wedya, iNews · Kamis 22 Oktober 2020 11:09 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 22 610 2297654 tewaskan-11-orang-lokasi-longsor-di-muara-enim-berbentuk-terowongan-cTVzes4VDE.jpeg Longsor di Muara Enim (Foto: BPBD Muara Enim)

MUARA ENIM - Peristiwa tanah longsor terjadi di daerah Desa Tanjung Lalang Kabupaten Muara Enim, yang menyebabkan 11 orang meninggal dunia, kesebelas korban jiwa tersebut telah teridentifikasi oleh BPBD setempat, Kamis (22/10/2020).

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muara Enim bersama babinsa, bhabinkamtibmas, Tim SAR PTBA telah melakukan evakuasi korban terdampak longsor. Bahkan sebagian dari korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga.

Penyebab terjadinya longsor adalah hujan dengan intensitas tinggi disertai kondisi tanah labil sehingga memicu terjadinya tanah longsor. Lokasi kejadian berada di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Provinsi Sumatera Selatan, pada Rabu siang (21/10), sekitar pukul 15.30 WIB.

BPBD Provinsi Sumatera Selatan melaporkan lokasi tanah longsor tersebut merupakan penambangan batu bara tradisional di kedalaman sekitar 20 meter, berbentuk terowongan.

Dan berdasarkan prakiraan cuaca BMKG tiga hari ke depan, wilayah kecamatan masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sedangkan kondisi hari ini (22/10/2020) cuaca diprakirakan cerah hingga malam nanti.

Untuk itu masyarakat diimbau tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin kencang.

Sebagian wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan pada Oktober ini. Selain itu, kewaspadaan perlu ditingkatkan mengingat pengaruh fenomena La Nina yang dapat memicu curah hujan dengan intensitas hujan lebat.

Inilah nama 11 orang yang menjadi korban tanah longsor di Kabupaten Muara Enim:

korban Tambang Rakyat longsor

1. Darwis (46), warga Tanjung Lalang

2. Hardiyawan, warga Tanjung Lalang

3. Rukasih, warga Tanjung Lalang

4. Sandra (25) warga Mulyadadi, Cipari

5. Joko (26), warga Penyandingan

6. Purwadi (60), warga Penyandingan

7. Sulfiawan (30), warga Tanjung Lalang

8. Sumarlin (35) warga OKU Selatan

9. Hupron, warga Lampung

10. Komardani (48), warga Sukaraja

11. Labisun (40), warga Lampung Utara

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini