Air PDAM Berbau Solar, Wali Kota Malang Sutiaji Minta Segera Ditangani

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 13 November 2020 23:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 519 2309322 air-pdam-berbau-solar-wali-kota-malang-sutiaji-minta-segera-ditangani-gUelXjtVlp.jpg Wali Kota Malang Sutiaji mengecek pompa air Wendit terkait air PDAM bau solar (Foto: Okezone/Avirista Midaada)

KOTA MALANG - Keluhan aroma air PDAM Kota Malang yang berubah berbau solar direspon Wali Kota Sutiaji yang melakukan pengecekan ke Pompa Air Wendit. Dalam kunjungannya kali ini Sutiaji langsung disambut oleh Direktur Umum (Dirut) Perumda Tugu Tirta Muhlas.

Sutiaji mengecek kondisi genset dan tandon air Wendit 3 yang terkontaminasi solar. Menurut pria kelahiran Lamongan diakui memang ada perubahan bau pada kondisi air, meski sebenarnya telah jernih. Namun, ia optimis bila Perumda Tirta Tugu selaku pengelola air PDAM Kota Malang mampu mengatasinya.

"Karena ini menyangkut hajat hidup orang banyak, saya meminta Dirut dan jajarannya untuk segera melakukan pendekatan pada siapa saja yang bertugas disini sebelum nantinya juga pihak kepolisian akan turun menyelidiki" ujar Sutiaji, usai sidak pada Jumat (13/11/2020).

Baca Juga:  Ratusan Korban Banjir Tabanan Bali Kesulitan Air Bersih

Ia juga mengatakan, bahwa ini bukan kelalaian, namun masuk pada unsur kesengajaan; kalau kelalaian durasi waktu pengisiannya tidak akan selama ini, ada jeda waktu 1 jam 35 menit untuk menghabiskan 3.000 liter solar.

"Saya tegaskan ini bukan kelalaian; namun secara teknis ini bukan domain saya; kita tunggu nanti dari kepolisian" tandasnya.

Sutiaji juga melakukan pengecekan kondisi air untuk memastikan jika sudah tidak berbau, jernih dan layak untuk kembali didistribusikan kembali kepada pelanggan Perumda Tugu Tirta Kota Malang. "Saya tegaskan, insya Allah tadi saya cek berkali-kali airnya sudah jernih. Saya mohon maaf pada seluruh warga Kota Malang yang kemarin terganggu. Kami minta kepada pimpinan dari Perumda Tugu Tirta untuk selau waspada. Masyarakat Kota Malang tidak usah khawatir, ini langsung sudah ada tindakan" katanya.

Baca Juga:  Bantu Warga Terdampak Covid-19, Pemprov Sumut Gratiskan Air PDAM

Sementara itu, Muhlas menambahkan jika proses penanganan terus dilakukan agar sesegera mungkin bisa mendistribusikan air jernih ke wilayah terdampak. "Tapi masyarakat harus paham bahwa untuk proses mengalirkan air tidak sebagaimana kita menyambungkan aliran listrik yang sekali sambung langsung semua konek,” tutur Muhlas.

“Kalau air, kemarin sudah ada yang tercemar maka hari ini petugas sudah melakukan flushing untuk menguras air-air yang mungkin masih tercemar di dalam pipa, agar dibuang semuanya. Sehingga pada saat dialirkan air yang sudah normal ini tidak lagi terkontaminasi air yang sudah tercemar," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini