Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi Dilakukan di 44 Puskesmas

Abdullah M Surjaya , Jurnalis-Kamis, 19 November 2020 |13:41 WIB
Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bekasi Dilakukan di 44 Puskesmas
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
A
A
A

BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi masih menunggu intruksi dari pemerintah pusat terkait pendistribusiaan vaksin Covid-19 di wilayahnya.

Kendati begitu, Pemkab Bekasi telah menyiapkan 44 Puskesmas untuk melakukan vaksinasi Covid-19. Kabupaten Bekasi sendiri mendapatkan jatah dari pemerintah pusat untuk vaksin sebanyak 487.882 orang pada tahap pertama.

Bupati Bekasi, Eka Supria Atmadja mengatakan, pendistribusian vaksin kepada masyarakat Bekasi masih menunggu perintah dari pemerintah pusat. Namun, simulasi pemberian vaksin masyarakat sudah dilakukan selama 45 menit yang disaksikan langsung Wapres Ma’ruf Amin di Puskesmas Cikarang Utara.

”Sebelum kami distribusikan kepada masyarakat, kami akan mengevaluasi hasil simulasi pemberian vaksin yang disaksikan langsung Pak Wapres. Kapan waktunya kami menunggu arahan pusat,” katanya kepada MNC Portal Media usai mendampingi Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Puskesmas Cikarang, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Kamis (19/11/2020).

Menurut dia, Kabupaten Bekasi sudah siap untuk mendistribusikan vaksin kepada masyarakat. Sebab, tenaga medis yang disiapkan untuk menjadi vaksinator Covid-19 juga telah siap bertugas di Puskesmas maupun tempat lainnya. ”Lokasi vaksin nanti bukan hanya di Puskesmas, mungkin di rumah sakit atau lokasi lainya,” ucapnya.

Baca Juga : Doni Monardo: Siapapun yang Buat Acara Melanggar Prokes, Wajib Dilarang!

Sebanyak 487.882 orang direncanakan mendapat bantuan suntik vaksin COVID-19 tahap pertama itu, 234.546 orang di antaranya berasal dari katagori penduduk di tempat berisiko. Sementara 212.454 orang lainnya merupakan warga yang masuk katagori karyawan perusahaan. Menyusul kemudian 12.000 orang tenaga pendidikan.

Selanjutnya tenaga kesehatan rumah sakit dengan alokasi penerima sebanyak 8.552 orang serta 5.610 orang yang bekerja sebagai aparatur desa dan kelurahan. Selain tenaga kesehatan di rumah sakit, tenaga medis lainnya juga mendapat alokasi ini. Rincianya, 2.758 orang tenaga kesehatan klinik, 2.205 tenaga kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement