Pamit Main, 2 Remaja Tewas Tersabar Kereta

Era Neizma Wedya, iNews · Selasa 24 November 2020 21:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 610 2315495 pamit-main-2-remaja-tewas-tersabar-kereta-gi4ZSmHhx6.png Dua remaja tewas tertabrak kereta api (Foto : iNews)

EMPAT LAWANG - Nopri (16) warga Desa Suka Kaya Kecamatan Saling, Empat Lawang, dan Pebriansyah (12) warga Desa Tanjung Gelang, Sumatera Selatan, tewas setelah tersambar kereta api pengangkut minyak jurusan Palembang-Linggau, sekira pukul 08.30 WIB.

Kapolsek Tebing Tinggi, Kompol Asep Supena Hidayat, membenarkan adanya ada dua orang remaja putra meninggal dunia akibat ditabrak kereta api yang mengangkut minyak.

“Saat usai kejadian petugas piket SPKT Polsek Tebing Tinggi mendapat telepon dari Piket PosPol Saling, di Desa Sawah Belau Kecamatan Saling Kabupaten Empat Lawang, yang memberitahukan ada dua orang meninggal dunia akibat ditabrak Kereta Api Minyak jurusan Palembang-Linggau,” katanya, Selasa (24/11/2020).

Kemudian, anggotanya langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan setiba di lokasi kedua korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Baca Juga : Dugaan Korupsi Stadion Mandala Krida, Sultan: Wah, Ndak Tahu Itu!

Berdasarkan informasi dari salah satu kakak korban mengatakan pada hari Senin sekira pukul 09.00 WIB, ia melihat korban pergi bersama temannya pamit hendak pergi main dan sampai larut malam adik dan temannya tidak pulang ke rumah. Keesokan harinya mendapat kabar adiknya meninggal dunia akibat ditabrak kereta api.

“Saat ini Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Empat Lawang untuk dilakukan visum et repertum, dan selanjutnya akan diserahkan ke pihak keluarga,” ujar Asep Supena

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini