Sebelum Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ridwan Kamil Bakal Evaluasi Klaster Ponpes

R Ratna Purnama, Koran SI · Rabu 25 November 2020 15:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 25 525 2315968 sebelum-gelar-pembelajaran-tatap-muka-ridwan-kamil-bakal-evaluasi-klaster-ponpes-HgYWqHicnn.jpg Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto : iNews/Juhpita Meilana)

DEPOK – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengatakan pihaknya masih melakukan persiapan terkait pembelajaran tatap muka (PTM) pada Januari 2021. Dikatakan bahwa di daerah sudah ada beberapa sekolah yang melakukan PTM.

“Ya itu masih dikondisikan. Sebenarnya sudah ada yang buka di desa-desa yang zona hijau itu, jadi bukan hal baru,” kata gubernur yang akrab disapa Emil tersebut di Depok, Rabu (25/11/2020).

Sebelum membuka PTM, Emil akan mengevaluasi terlebih dulu karena klaster pesantren naik kembali. “Sebelum wacana itu kita sudah buka, tentunya akan kita evaluasi karena pesantren kan klaster lagi naik. Ini akan kita cek apa ada hal-hal yang perlu dikondisikan di level sekolah umum,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok M Tamrin mengatakan, sebelum menggelar PTM pihaknya akan melakukan persiapan dengan pemerintah daerah dan Satgas Covid. “Insya Allah minggu depan akan kita lakukan rapat untuk persiapan ini sehingga nanti saat kita menyusun regulasi terkait kebijakan pembelajaran semester kedua 2020/2021. Ini benar-benar sudah kita buatkan pedoman panduan sehingga sekolah dan orangtua siswa memahami hal ini,” katanya.

Baca Juga : Utamakan Keselamatan, Pemprov DKI Diminta Tunggu Kajian Sebelum Putuskan Sekolah Tatap Muka

Setelah kebijakan ini pihaknya meminta bantuan untuk disosialisasi sehingga persiapannya benar-benar matang terlebih dahulu. Dikatakan dia bahwa jangan sampai nanti ternyata sekolah siap, orangtua tidak siap.

“Ternyata anak ini sudah sakit dari rumah, orangtuanya tidak komunikasi. Ini kita harapkan semua dilakukan persiapan-persiapan baik oleh orangtua, sekolah maupun dinas,” tuturnya.

Baca Juga : Kewenangan Pembukaan Sekolah Diserahkan ke Daerah, FSGI : Pemerintah Pusat Tetap Harus Hadir

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini