Ruang Isolasi Penuh, Puluhan Pasien PDP Corona Dirawat di Lorong Rumah Sakit

Suryono Sukarno, iNews · Minggu 13 Desember 2020 05:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 13 512 2326611 ruang-isolasi-penuh-puluhan-pasien-pdp-corona-dirawat-di-lorong-rumah-sakit-SABuBuHCJ7.jpg Pasien PDP Covid-19 dirawat di selasar rumah sakit (foto: ist)

PEKALONGAN - Ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD ) Kajen Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, penuh. Akibatnya puluhan pasien probabel atau pasien dalam pengawasan (PDP ) Covid-19 tidak bisa ditampung. Para pasien ini terpaksa harus dirawat di selasar rumah sakit, kondisinya memprihatinkan.

Sudah hampir sepekan, 10 pasien probable kini dirawat di selasar RSUD Kajen Kabupaten Pekalongan. Kondisi pasien memprihatinkan, karena tidur di ruang tanpa sekat dan terkena angin langsung. Pasien juga hanya dirawat seadanya, karena minimnya fasilitas di rumah sakit milik pemerintah ini.

“Kami menunggu giliran masuk bangsal ruang isolasi yang kini kondisinya penuh. Sebenarnya tidak layak, kalau malam dingin karena tak ada tutup dan banyak nyamuk juga,” jelas Eni salah satu keluarga pasien.

Baca juga: Hasil Swab PCR Berbeda? Begini Penjelasan Pakar UGM 

Meski di selasar rumah sakit, para pasien PDP ini tetap menerapkan jaga jarak. Mereka yang dirawat sudah menjalani rapid tes yang hasilnya reaktif serta memiliki gejala klinis Covid-19. Para pasien ini sedang menunggu hasil swab yang sudah dilakukan oleh pihak paramedic.

Humas RSUD Kajen, Septi mengatakan, mereka kebanyakan warga Kabupaten Pekalongan yang mempunyai gejala Covid-19.

“Para pasien terpaksa dirawat di selasar rumah sakit karena tidak bisa bercampur dengan pasien lainnya. Sebanyak 18 ruang isolasi pasien covid dan pdp di rumah sakit kini kondisinya penuh sejak pekan lalu,” jelas Septi.

Karena membludaknya pasien hingga hampir seluruh kamar di bangsal penuh, kini RSUD Kajen tidak menerima pasien gawat darurat selain kecelakaan.

“Masyarakat agar tetap menaati protokol kesehatan supaya terhindar dari Covid-19. Menangni para pasien sendiri belum tahu sampai kapan akan berada di selasar rumah sakit,” pungkasnya.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini