Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tim Dokter yang Autopsi 6 Jenazah Laskar FPI Tiba di Komnas HAM

Tim Okezone , Jurnalis-Kamis, 17 Desember 2020 |11:24 WIB
Tim Dokter yang Autopsi 6 Jenazah Laskar FPI Tiba di Komnas HAM
Tim dokter RS Polri yang mengautopsi 6 jenazah Laskar FPI tiba di Komnas HAM. (Foto : Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Tim dokter Rumah Sakit Polri yang mengautopsi jenazah enam laskar Front Pembela Islam (FPI) memenuhi undangan Komnas HAM untuk dimintai keterangannya.

Berdasarkan pantauan Okezone di Komnas HAM, Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (17/12/2020), tim dokter tersebut diantar mobil dinas Polri.

Mereka tiba sekitar pukul 11.00 WIB, meleset dari waktu yang telah disampaikan oleh pihak Komnas HAM sebelumnya.

Kemudian, mereka langsung masuk ke dalam untuk selanjutnya diperiksa. Tidak ada satu patah kata pun yang diucapkan tim dokter saat tiba di lokasi.

Sebagaimana diketahui, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil dokter yang melakukan autopsi terhadap enam jenazah laskar FPI, Kamis (17/12/2020). Dokter tersebut berasal dari Rumah Sakit Polri.

"Iya jam 10 pagi ini," ucap Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam saat dikonfirmasi Okezone.

Tim Penyelidikan Komnas HAM telah melayangkan surat panggilan kepada Kabareskrim Mabes Polri untuk meminta keterangan tambahan terkait proses autopsi.

Baca Juga : Kabareskrim Mengaku Siap Jika Dipanggil Komnas HAM Terkait Penembakan Laskar FPI

Pemeriksaan dokter dinilai penting sebagai upaya untuk membuat terang peristiwa tersebut. Keterangan dokter dapat memberikan data tambahan untuk mengetahui proses autopsi jenazah.

Komnas HAM juga telah memanggil Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Subakti Syukur terkait perkara ini. Fadil mengaku akan transparan kepada Komnas HAM terkait kasus tersebut.

Sedangkan Subakti menyebut kamera CCTV di lokasi kejadian offline lantaran ada gangguan teknis pada jaringan pengiriman data.

Baca Juga : Tolak Rekonstruksi Polisi, FPI Minta Komnas HAM Ambil Alih Kasus Penembakan 

Enam laskar pengawal Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab tewas ditembak polisi di Tol Japek. Menurut versi polisi, mereka menyerang petugas sehingga aparat terpaksa menindak tegas. Sedangkan FPI membantah anggotanya menyerang petugas.

(Erha Aprili Ramadhoni)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement