Satu Pedagang Meninggal karena Covid-19, Pasar Kediri Ditutup

Solichan Arif, Koran SI · Rabu 23 Desember 2020 22:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 23 519 2333084 satu-pedagang-meninggal-karena-covid-19-pasar-kediri-ditutup-GRjevgZGAN.jpg Ilustrasi (Foto : Shutterstock)

KEDIRI - Pasar Plosoklaten, Kabupaten Kediri ditutup sementara menyusul meninggalnya salah seorang pedagang akibat terpapar Covid-19. Dari hasil tracing, petugas juga menemukan empat pedagang lain yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Yang bersangkutan meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit," ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri Ahmad Khotib kepada wartawan Rabu (23/12/2020).

Belum diketahui pasti dari mana yang bersangkutan bisa terpapar Covid-19. Begitu sakit langsung dirawat, namun nyawanya tidak tertolong. Termasuk empat pedagang lain yang juga terkonfirmasi positif, juga belum diketahui dari mana mereka terpapar.

Keempat pedagang tersebut saat ini menjalani perawatan di rumah sakit. Untuk memutus penyebaran, pasar langsung dilockdown sementara.

Penutupan sementara, kata Ahmad Khotib berlangsung tiga hari, yakni 24-26 Desember. Selama lockdown, seluruh lingkungan pasar disterilkan dengan penyemprotan desinfektan. Petugas juga memeriksa pedagang yang diketahui berkontak erat.

"Seluruh pedagang diperiksa," kata Ahmad Khotib. Bagi pedagang yang nantinya diketahui terkonfirmasi positif Covid-19, petugas langsung mengisolasi ke rumah sakit.

Baca Juga : Tiga Pekan Isolasi Mandiri, Anies Baswedan Masih Positif Covid-19

Baca Juga : Polres Jakpus Gelar Rapid Test Antigen Gratis di Stasiun Pasar Senen 

Hingga saat ini akumulasi angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri mencapai lebih dari dua ribu kasus. Menurut Ahmad Khotib, kasus terbesar berasal dari klaster keluarga.

Kemudian klaster perjalanan yang meliputi acara keluarga dan wisata serta klaster perkantoran. Karenanya Ahmad Khotib menghimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. "Hendaknya masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan," kata Ahmad Khotib.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini