Diduga Tewas di Kos Akibat Covid-19, Evakuasi Pria Ini Berlangsung Dramatis

Asep Juhariyono, iNews · Selasa 05 Januari 2021 08:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 05 525 2338947 diduga-tewas-di-kos-akibat-covid-19-evakuasi-pria-ini-berlangsung-dramatis-rlk7EV2PJz.jpg Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

TASIKMALAYA - Eman Suherman (6), ditemukan meninggal di kamar kos, Kampung Gunung Salikur, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (4/1/2020) malam. Lantaran diduga meninggal akibat Covid-19, evakuasi jenazah pria asal Cikalong, Kabupaten Bandung itu berlangsung dramatis hingga menjelang tengah malam.

Dugaan Eman terpapar Covid-19 muncul lantaran sebelum meninggal almarhum sempat mengeluh sakit tenggorokan dan mengaku telah bepergian ke luar kota. Khawatir almarhum meninggal akibat terpapar virus corona, warga sekitar tak berani mendekat.

Baca Juga:  Viral, Foto-Foto Anak Palestina Doakan Syekh Ali Jaber

Mereka kemudian menghubungi Polresta Tasikmalaya. Tak lama kemudian, petugas dari Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Tasikmalaya pun tiba. Proses evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan petugas dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Aah Komariah, warga setempat mengatakan, warga enggan mendekat ke lokasi penemuan jasad Eman karena khawatir almarhum meninggal akibat terpapar Covid-19.

Pasalnya, beberapa hari lalu korban merasakan gejala sakit tenggorokan, panas dingin atau demam, dan hidungnya tak dapat mencium bau. "Korban pun mengaku pulang dari Bekasi beberapa hari sebelum meninggal," kata Aah.

Warga sekitar, ujar Aah, terakhir melihat korban pada Senin 4 Januari 2021 dini hari di dalam kamar kosnya sambil merintih kesakitan. Saat dilihat pada Senin sore, almarhum sudah telentang. Warga kemudian memanggil tim medis untuk memeriksa kondisi korban, ternyata korban sudah meninggal.

"Karena korban tidak keluar kamar saat diketuk pintunya, akhirnya warga membuka paksa pintu kamar kos dan melihat korban sudah terbujur kaku di dalam kamar," ujarnya.

Kapolsek Cibereum AKP Suyitno mengatakan, korban sempat ke Bekasi selama tiga hari. Saat kembali, korban merasa sakit. Korban sempat berjualan sehari.

"Namun karena sakitnya tambah parah, korban memilih untuk istirahat di kamarnya hingga akhirnya ditemukan meninggal," kata AKP Suyitno.

Baca Juga:  Beragam Jenis Vaksin Covid-19 dan Upaya Mengakhiri Pandemi

Untuk mengantisipasi korban meninggal akibat terpapar virus corona, ujar Kapolsek Cibeureum, jasad korban dievakuasi dan diurus sesuai protokol Covid-19.

"Kami meminta bantuan tim medis dari Puskesmas Cibeureum, BPBD Kota Tasikmalaya, dan petugas pemulasaraan RSUD Dokter Soekardjo. Kami akan menyelediki penyebab pasti kematian korban," ujar Kapolsek.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini