PANGKALPINANG - Pesawat Sriwijaya Air diperkirakan jatuh di sekitar Pulau Laki, Sabtu (9/1/2021). Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pangkalpinang, langsung memberangkatkan kapal cepat menuju Laut Jawa.
Baca Juga: Pesawat Hilang Kontak, Sriwijaya Kumpulkan Direksi
"KN SAR Karna persiapan berangkat ke perairan Laut Jawa," kata Kepala Basarnas Pangkalpinang, Fazzli.
Beberapa orang yang tergabung dalam tim SAR ini, kini sudah menuju lokasi.
"KN SAR Karna dan rescuer diberangkatkan ke lokasi," ucapnya.
Baca Juga: Petugas Melihat Serpihan Diduga Pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu
Berdasarkan data Flight Radar, pesawat tersebut hilang kontak tak lama setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta dan tak ada komunikasi saat berada di Perairan Kepulauan Seribu.
Pesawat tersebut, membawa penumpang berjumlah 56 orang dan awak kabin enam orang. Sebanyak 46 orang berusia dewasa, anak-anak tujuh orang, dan bayi tiga orang.
Sementara enam awak kabin terdiri atas dua orang pilot dan empat orang cabin crew.
Pesawat tersebut hilang sekitar satu jam setelah take off. Pesawat terbang dari Bandara Soetta Tangerang pukul 13.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pada pukul 15.15 WIB.
Pesawat yang hilang kontak itu berjenis Boeing 737-524 dengan nomor penerbangan SJ182.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.